PERLINDUNGAN HAK WARIS ANAK DI LUAR KAWIN DALAM HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM PERSPEKTIF MAQĀṢID AL-SYARĪ‘AH

Samudra, Fikri Ilham (2025) PERLINDUNGAN HAK WARIS ANAK DI LUAR KAWIN DALAM HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM PERSPEKTIF MAQĀṢID AL-SYARĪ‘AH. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri.

This is the latest version of this item.

[img] Text
22301054_PRABAB.pdf

Download (932kB)
[img] Text
22301054_BAB1.pdf

Download (618kB)
[img] Text
22301054_BAB2.pdf

Download (250kB)
[img] Text
22301054_BAB3.pdf

Download (236kB)
[img] Text
22301054_BAB4.pdf

Download (168kB)
[img] Text
22301054_DAFTARPUSTAKA.pdf

Download (201kB)
[img] Text
22301054_LAMPIRAN.pdf

Download (508kB)
[img] Text
22301054_LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (225kB)

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Pertama, perlindungan hak waris anak di luar kawin dalam hukum positif menunjukkan kemajuan melalui pengakuan dan pembuktian berbasis ilmiah dan penegakan kewajiban ayah biologis, termasuk hak saling mewarisi dan identitas hukum anak. Dalam perspektif maqāṣid al-syarī‘ah, ketentuan ini selaras dengan hifz al-nasl dan hifz al-mal karena memperkuat status keperdataan serta menjamin kemashlahatan anak di luar kawin. Kedua, dalam hukum Islam hak waris anak di luar kawin dibatasi karena nasabnya hanya terhubung kepada ibunya guna menjaga keabsahan keturunan dan mencegah pencampuran nasab. Menurut perspektif maqāṣid al-syarī‘ah pembatasan ini tetap berorientasi pada kemaslahatan melalui hifz al-nafs dan hifz al-nasl. Dengan demikian, meskipun anak di luar kawin tidak mewarisi dari ayah biologisnya, keberlangsungan hidup anak tetap terjamin melalui hubungan perdata dengan ibu dan keluarga ibu serta negara. Dalam perspektif maqāṣid al-syarī‘ah, hukum positif dan hukum Islam sama-sama bertujuan menjamin pemenuhan hak dasar anak dengan tidak membedakan status kelahiran. Hukum positif memperluas hubungan keperdataan melalui pengakuan dan pembuktian biologis sedangkan hukum Islam menjaga keabsahan nasab melalui ketentuan syariat.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180106 Comparative Law (Perbandingan Hukum)
18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180128 Islamic Family Law > 18012812 Mawaris (Inheritance)
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Ahwal Al-Syakhsiyah - Hukum Keluarga Islam
Depositing User: FIKRI ILHAM SAMUDRA
Date Deposited: 14 Jan 2026 06:23
Last Modified: 14 Jan 2026 06:23
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/20392

Available Versions of this Item

  • PERLINDUNGAN HAK WARIS ANAK DI LUAR KAWIN DALAM HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM PERSPEKTIF MAQĀṢID AL-SYARĪ‘AH. (deposited 14 Jan 2026 06:23) [Currently Displayed]

Actions (login required)

View Item View Item