Maharani, Titania (2025) Tindak Tutur Ekspresif Pada Novel 172 Days Serta Relevansinya Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Prosa Kelas XI Di SMA. Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.
|
Text
21207060_prabab.pdf Download (848kB) |
|
|
Text
21207060_bab1.pdf Download (550kB) |
|
|
Text
21207060_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (554kB) |
|
|
Text
21207060_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (421kB) |
|
|
Text
21207060_bab4.pdf Download (404kB) |
|
|
Text
21207060_daftarpustaka.pdf Download (510kB) |
|
|
Text
21207060_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (445kB) |
|
|
Text
21207060_lembarpernyataanpersetujuanpublikasi.pdf Download (188kB) |
Abstract
TITANIA MAHARANI, Dosen Pembimbing ERAWATI DWI LESTARI, M.Hum. dan MOH. BADRUS SOLICHIN, S.Pd., M.A., Tindak Tutur Ekspresif pada Novel 172 Days serta Relevansinya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Prosa Kelas XI di SMA, Skripsi, Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri, 2025. Kata Kunci: Pragmatik, Novel 172 Days, Pembelajaran Bahasa Indonesia Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan tindak tutur ilokusi ekspresif bentuk-bentuk seperti ungkapan terima kasih, meminta maaf, dan memuji pada novel 172 Days, dan (2) mendeskripsikan relevansi tindak tutur ekspresif ini sebagai bahan ajar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia materi prosa di SMA. Tindak tutur ekspresif ini dipilih sebagai salah satu pendekatan yang dapat diterapkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk mengembangkan kemampuan analitis, berpikir kritis, dan kreatif siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kerangka teori pragmatik yang berfokus pada tindak tutur ilokusi ekspresif untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk seperti ungkapan terima kasih, meminta maaf, dan memuji yang muncul dalam dialog antar tokoh. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, yaitu dengan mengumpulkan salinan novel, serta studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada 21 data tindak tutur ekspresif yaitu terima kasih, meminta maaf, dan memuji. Data yang ditemukan penggunaan tuturan terima kasih dominan muncul sebagai bentuk apresiasi atas kasih sayang yang diberikan pasangan yang berfungsi untuk mempererat ikatan batin. Sementara itu, tuturan meminta maaf merupakan bentuk penyesalan atas kekhilafan yang berfungsi sebagai penanda kerendahan hati dalam hubungan suami istri. Bentuk memuji dalam tuturan yang mengagumi karakter pasangan, yang berfungsi untuk meningkatkan rasa percaya diri lawan tutur. Relevansinya sebagai bahan ajar prosa fiksi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas XI SMA berdasarkan Kurikulum Merdeka. Penelitian deskriptif kualitatif ini memakai metode library research dengan data primer dari novel berjumlah 241 halaman yang diterbitkan tahun 2022, serta data sekunder dari literatur pragmatik dan kurikulum, melalui teknik baca catat untuk mengklasifikasikan dan menganalisis tuturan berdasarkan konteks emosional seperti syukur, penyesalan, dan kekaguman yang mencerminkan transformasi tokoh Zira dari masa sulit ke ketabahan spiritual.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 13 EDUCATION (Pendidikan) > 1301 Education Systems > 130106 Secondary Education (Pendidikan menengah) 20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE (Ilmu Bahasa, Komunikasi dan Budaya) > 2099 Other Language, Communication and Culture > 209999 Language, Communication and Culture not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah > Jurusan Tadris Bahasa Indonesia |
| Depositing User: | TITANIA MAHARANI |
| Date Deposited: | 12 Jan 2026 07:13 |
| Last Modified: | 12 Jan 2026 07:13 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/20348 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
