PROBLEMATIKA SANTRI DALAM MEMAHAMI KITAB KUNING DI MADRASAH DINIYAH HAJI YA’QUB LIRBOYO KOTA KEDIRI

Murtadlo, Ali (2025) PROBLEMATIKA SANTRI DALAM MEMAHAMI KITAB KUNING DI MADRASAH DINIYAH HAJI YA’QUB LIRBOYO KOTA KEDIRI. Undergraduate (S1) thesis, INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI KEDIRI.

[img] Text
21201029_prabab.pdf

Download (1MB)
[img] Text
21201029_bab1.pdf

Download (410kB)
[img] Text
21201029_bab2.pdf

Download (381kB)
[img] Text
21201029_bab3.pdf

Download (372kB)
[img] Text
21201029_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (414kB)
[img] Text
21201029_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (382kB)
[img] Text
21201029_bab6.pdf

Download (346kB)
[img] Text
21201029_daftarpustaka.pdf

Download (313kB)
[img] Text
21201029_lampiran.pdf

Download (751kB)
[img] Text
21201029_lembarpernyataanpersetujuanpublikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (187kB)

Abstract

Ali Murtadlo. Dosen Pembimbing Dr. H. Anis Humaidi, M. Ag dan Muhammad Royyan Nafis Fathul Wahab, M. Ag, Problematika Santri Dalam Memahami Kitab Kuning Di Madrasah Diniyah Haji Ya’qub Lirboyo Kota Kediri, Skripsi, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah, IAIN Kediri, 2025. Kata Kunci: Kitab Kuning, Problematika, Santri, Madrasah Diniyah, Metode Pembelajaran. Mampu membaca kitab kuning dengan tanpa makna dan harakat bukanlah sesuatu yang mudah, akan tetapi hal ini membutuhkan proses yang panjang untuk mencapainya. Salah satu masalah utama adalah kompleksitas bahasa yang digunakan dalam kitab kuning. Kitab ini umumnya menggunakan bahasa Arab gundul (tanpa harakat), yang membutuhkan pemahaman mendalam terhadap tata bahasa Arab (nahwu dan sharaf). Bagi santri yang belum menguasai dasar-dasar ini, proses pemahaman teks menjadi tantangan tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode pembelajaran kitab kuning, kemampuan santri dalam memahaminya, serta mengidentifikasi problematika yang dihadapi di Madrasah Diniyah Haji Ya’qub Lirboyo, Kota Kediri. Kitab kuning merupakan literatur klasik berbahasa Arab tanpa harakat yang menjadi sumber utama pembelajaran di pesantren. Kompleksitas bahasa dan minimnya penguasaan ilmu nahwu-sharaf menjadi tantangan utama bagi santri dalam memahami teks tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang digunakan meliputi bandongan, sorogan, musyawarah, serta penggunaan metode makna gandul (makna Jawa). Meskipun demikian, kemampuan santri dalam memahami kitab kuning belum merata. Banyak santri masih mengalami kesulitan dalam membaca dan memahami isi kitab secara mandiri. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti perbedaan latar belakang pendidikan, usia, motivasi belajar, kegiatan di luar pondok seperti sekolah formal, serta keterbatasan waktu dan fasilitas belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang digunakan meliputi bandongan, sorogan, musyawarah, serta makna gandul (makna Jawa). Meskipun metode-metode tersebut telah digunakan secara turun-temurun, kemampuan para santri dalam memahami kitab kuning masih belum merata. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, baik linguistik maupun non-linguistik, seperti rendahnya penguasaan ilmu nahwu-shorof, perbedaan latar belakang pendidikan, motivasi belajar yang rendah, jadwal belajar yang padat akibat sekolah formal, serta perbedaan usia dan keseharian santri.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 13 EDUCATION (Pendidikan) > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Tarbiyah > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: ALI MURTADLO
Date Deposited: 28 Jul 2026 01:50
Last Modified: 28 Jul 2026 01:50
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/18232

Actions (login required)

View Item View Item