Fenomena Pembagian Waris Keluarga Muslim Menggunakan Hukum Kewarisan Adat Dan Relevansinya Dengan Keadilan Hukum Prespektif Kompilasi Hukum Islam (KHI) (Studi Kasus di Desa Bogempinggir Kecamatan Balongbendo Kabupaten Sidoarjo)

Sujartiarabirri, Adinna Cantika (2024) Fenomena Pembagian Waris Keluarga Muslim Menggunakan Hukum Kewarisan Adat Dan Relevansinya Dengan Keadilan Hukum Prespektif Kompilasi Hukum Islam (KHI) (Studi Kasus di Desa Bogempinggir Kecamatan Balongbendo Kabupaten Sidoarjo). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Kediri.

[img] Text
20301108_PRABAB .pdf

Download (799kB)
[img] Text
20301108_BAB 1.pdf

Download (188kB)
[img] Text
20301108_BAB2.pdf

Download (275kB)
[img] Text
20301108_BAB3.pdf

Download (178kB)
[img] Text
20301108_BAB4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (349kB) | Request a copy
[img] Text
20301108_BAB5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (294kB) | Request a copy
[img] Text
20301108_BAB6.pdf

Download (137kB)
[img] Text
20301108_DAFTARPUSTAKA.pdf

Download (168kB)
[img] Text
Form Pernyataan Persetujuan Publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (110kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini membahas pembagian waris adat pada keluarga Muslim di Desa Bogempinggir, Sidoarjo, dan relevansinya dengan keadilan hukum. Meskipun Islam telah mengatur pembagian waris melalui Al-Qur'an dan Hadis, banyak keluarga Muslim lebih memilih hukum adat yang diwariskan secara turun-temurun. Hukum adat dinilai lebih sesuai dengan kondisi sosial masyarakat setempat dan dianggap lebih adil dalam memenuhi kebutuhan ekonomi ahli waris, baik laki-laki maupun perempuan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah hukum empiris dengan metode yuridis, yang menganalisis norma hukum dan penerapannya dalam kehidupan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Bogempinggir cenderung menerapkan hukum adat karena lebih fleksibel dan diterima secara kolektif. Meskipun, berbeda dari aturan Islam, hukum adat tetap memperhatikan prinsip keadilan melalui kesepakatan keluarga. Hal ini sesuai dengan Pasal 183 Kompilasi Hukum Islam (KHI), yang memperbolehkan perdamaian dalam pembagian warisan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik waris adat di desa tersebut merupakan bentuk penyesuaian hukum yang mencerminkan kesepakatan bersama dan berkontribusi dalam menjaga keharmonisan keluarga.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180128 Islamic Family Law > 18012812 Mawaris (Inheritance)
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Ahwal Al-Syakhsiyah - Hukum Keluarga Islam
Depositing User: ADINNA CANTIKA SUJARTIARABIRRI
Date Deposited: 27 Feb 2025 03:09
Last Modified: 19 Mar 2025 04:28
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/16854

Actions (login required)

View Item View Item