Penerimaan Diri Pada Indigo Dewasa Awal

ROSA, DWI INTAN PRAMESTI (2023) Penerimaan Diri Pada Indigo Dewasa Awal. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Kediri.

[img] Text
933410216_prabab.pdf

Download (1MB)
[img] Text
933410216_bab1.pdf

Download (852kB)
[img] Text
933410216_bab2.pdf

Download (1MB)
[img] Text
933410216_bab3.pdf

Download (865kB)
[img] Text
933410216_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (151kB)
[img] Text
933410216_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (239kB)
[img] Text
933410216_bab6.pdf

Download (232kB)
[img] Text
933410216_daftarpustaka.pdf

Download (217kB)
[img] Text
933410216_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (289kB)
[img] Text
933410216_lembarpernyataanpersetujuanpublikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (382kB)

Abstract

DWI INTAN PRAMESTI ROSA, 2023. Dosen Pembimbing Dr. Rini Risnawati Suminta, M.Si dan Novi Wahyu Winastuti, M.Psi. : Penerimaan Diri Pada Indigo Dewasa Awal Kata Kunci: Penerimaan Diri, Indigo Dewasa Awal Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang gambaran penerimaan diri pada individu-individu dengan kemampuan indigo. Fenomena indigo, yang juga dikenal sebagai indra keenam atau "sixth sense," telah menjadi semakin populer sejak tahun 1970-an. Individu-individu indigo memiliki keunggulan pada Cakra Ajna, yaitu cakra keenam dalam sistem energi manusia. Cakra Ajna merangsang kepekaan intuitif dan ketajaman emosional terhadap hal-hal abstrak. Kemampuan intuitif mereka memungkinkan mereka untuk melihat gambaran masa depan dan masa lalu dengan detail yang tinggi. Anak-anak indigo seringkali dikaitkan dengan kemampuan ESP (Extra Sensory Perception) seperti pengalaman gaib, prekognisi, dan post-kognisi. Namun, kesadaran akan perbedaan karakteristik ini dapat mempengaruhi bagaimana individu-individu indigo menerima diri mereka sendiri. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang penerimaan diri pada individu-individu indigo. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 2 orang dengan jenis kelamin perempuan yang masing-masing berusia 24 dan 25 tahun serta memiliki kemampuan indigo sejak masih kecil. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi non partisipatif. Analisis data melalui 3 tahapan yaitu: (1) reduksi data (2) penyajian data (3) penarikan kesimpulan. Kemudian pengecekan keabsahan data melalui triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini adalah kedua subjek memiliki penerimaan diri yang positif dengan melalui 6 aspek penerimaan diri, serta 3 tahapan penerimaan diri meliputi primary phase, secondary phase, dan tertiary phase. Adapun faktor yang mempengaruhi kedua subjek dalam penerimaan diri, pada subjek 1 faktor yang mempengaruhi adalah usia dan dukungan dari orang tua, sementara subjek 2 faktor yang mempengaruhi penerimaan dirinya adalah usia.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES (Ilmu Psikologi dan Kognitif) > 1701 Psychology > 170113 Social and Community Psychology
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Jurusan Psikologi Islam
Depositing User: DWI INTAN PRAMESTI ROSA
Date Deposited: 06 Feb 2025 08:43
Last Modified: 09 Feb 2026 04:15
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/16780

Actions (login required)

View Item View Item