Problematika Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Pembinaan Akhlak Siswa Kelas Xi Di Sma Negeri 1 Kandat Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2018/2019

Arafi, Govinda (2019) Problematika Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Pembinaan Akhlak Siswa Kelas Xi Di Sma Negeri 1 Kandat Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2018/2019. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Kediri.

[img] Text
932112114 - PRA BAB .pdf

Download (339kB)
[img] Text
932112114 - BAB I .pdf

Download (355kB)
[img] Text
932112114 - BAB II .pdf

Download (394kB)
[img] Text
932112114 - BAB III .pdf

Download (248kB)
[img] Text
932112114 - BAB IV .pdf
Restricted to Registered users only

Download (204kB)
[img] Text
932112114 - BAB V .pdf
Restricted to Registered users only

Download (384kB)
[img] Text
932112114 - BAB VI .pdf

Download (87kB)
[img] Text
932112114 - DAFTAR PUSTAKA .pdf

Download (219kB)
[img] Text
932112114 - LAMPIRAN .pdf
Restricted to Registered users only

Download (523kB)

Abstract

Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dinijalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Peran guru pendidikan agama Islam sangat penting, baik buruknya pendidikan tergantung bagaimana seorang guru pendidikan agama Islam memanifestasikan dan mengaplikasikan sumbangsihnya kedalam lembaga formal maupun nonformal. Ujung tombak dari segala aktivitas pendidikan adalah kegiatan belajar mengajar yang dilakukan oleh guru, karena guru lebih memiliki wewenang dan tanggung jawab lebih dalam pendidikan, memegang andil besar dalam membentuk karakter siswa, mengembangkan potensi atau kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa. Terjadinya aksi dan tindak kekerasan akhir-akhir ini merupakan fenomena yang seringkali kita saksikan. Bahkan hal itu hampir selalu menghiasi informasi media massa. Sebagai contoh adalah, terjadinya tawuran antar pelajar, pelecehan seksual, pembunuhan, dan tindak anarkis yang lain. Itulah salah satu fenomena krisis akhlak yang kini tengah menimpa bangsa kita. Akhlak ialah suatu sistem yang menilai perbuatan lahir dan batin manusia baik secara individu, kelompok dan masyarakat dalam interaksi hidup antara manusia dengan Allah, manusia sesama manusia, manusia dengan hewan, juga dengan alam sekitar. viii Berdasarkan pernyataan di atas, penulis merasa tertarik mengadakan penelitian dengan judul “Problematika Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Pembinaan Akhlak Siswa Kelas XI di SMA Negeri 1 Kandat Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2018/2019”. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan agama Islam, pelaksanan pembinaan akhlak siswa di SMA Negeri 1 Kandat Kabupaten Kediri, untuk mengetahui kendala yang dihadapi oleh guru pendidikan agama Islam di di SMA Negeri 1 Kandat Kabupaten Kediri dalam melaksanakan pendidikan agama Islam dan pembinaan akhlak siswa, serta mengetahui usaha yang dilakukan oleh guru pendidikan agama Islam dalam mengatasi kendala yang dihadapi dalam pembinaan akhlak siswa di SMA Negeri 1 Kandat Kabupaten Kediri. Penelitian yang penulis lakukan adalah termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif. Dalam proses pengumpulan data penulis menggunakan metode interview, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisisnya, penulis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, yaitu berupa data-data yang tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati, sehingga dalam hal ini penulis berupaya mengadakan penelitian yang bersifat menggambarkan secara menyeluruh tentang keadaan yang sebenarnya. Dari hasil penelitian penulis menemukan bahwa pelaksanaan pendidikan agama Islam dan pelaksanaan pembinaan akhlak siswa sudah cukup baik, terbukti sudah mengikuti prosedur-prosedur yang dipergunakan dalam melangsungkan proses belajar mengajar, dan mengenai akhlak yang dimiliki oleh siswa banyak variabel kearah yang baik. Guru atau pendidik hendaknya selalu menunjukkan sifat-sifat yang terpuji serta menjadi tauladan yang baik, bijaksana dalam menyampaikan pelajaran kepada siswa, siswa hendaknya harus tetap menjaga perilaku yang baik yang selama ini sudah dilakukan dan meningkatkan yang dinilai masih kurang khususnya dalam hal-hal yang bersifat wajib jangan sampai ditinggalkan seperti melaksanakan sholat lima waktu. Dari apa yang telah disampaikan atau ditulis dalam skripsi ini, maka hal itu dapat dijadikan sebagai ix masukan atau tambahan agar skripsi ini terus berkembang dan tidak berhenti sampai di sini.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Subjects: 13 EDUCATION > 1301 Education Systems > 130108 Technical, Further and Workplace Education
Divisions: Fakultas Tarbiyah > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Muh Hamim
Date Deposited: 08 Oct 2020 02:24
Last Modified: 08 Oct 2020 02:24
URI: http://etheses.iainkediri.ac.id/id/eprint/1451

Actions (login required)

View Item View Item