Penafsiran Shalawat Dalam Qs. Al-Ahzai' Al-Bayan Ali As-Sabuni Dan Kitab Tafsir At-Tabari Ibnu Jarir At-Tabari)

Afandi, Abu Rizal (2023) Penafsiran Shalawat Dalam Qs. Al-Ahzai' Al-Bayan Ali As-Sabuni Dan Kitab Tafsir At-Tabari Ibnu Jarir At-Tabari). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Kediri.

[img] Text
933806019_bab1.pdf

Download (491kB)
[img] Text
933806019_prabab.pdf

Download (737kB)
[img] Text
933806019_bab2.pdf

Download (605kB)
[img] Text
933806019_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (600kB)
[img] Text
933806019_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (558kB)
[img] Text
933806019_bab5.pdf

Download (255kB)
[img] Text
933806019_prabab.pdf

Download (737kB)
[img] Text
933806019_daftarpustaka.pdf

Download (219kB)
[img] Text
933806019_sp.pdf

Download (367kB)

Abstract

Abu Ja’far Ibnu Jari>r at}-T{abari> dianggap sebagai salah satu tokoh pewaris keilmuan islam klasik terpenting pada zamannya, sehingga mendapat julukan Syaikh al-Mufassiri>n, yaitu gurunya para ulama’ tafsir. Sedang Muhammad Ali as}-Sa>buni> merupakan seorang tokoh ulama’ dan ahli tafsir yang sangat terkenal dengan keluasan dan kedalam ilmunya di era kontemporer dewasa ini. Penulis berusaha mencari keabsahan membaca shalawat kepada dari zaman era klasik-kontemporer dan mengklasifikasikan tiga aspek yakni : 1. Aspek Lughawi (kebahasaan), 2. Aspek Teologi, 3. Aspek Fikih. Penelitian ini sejenis dengan library research yaitu kajian pustaka karena penelitian berlandaskan data-data yang diperoleh dari buku dan tafsir. Di dalam penelitian ini penulis menggunakan metode komparatif atau muqarran (perbandingan), yakni membandingkan secara deskriptif-analisis pada beberapa aspek pada sumber penafsiran. Hasil dari penelitian komparatif ini menunjukkan bahwa at}-T{abari dan Ali as}-S{a>buni memiliki tiga aspek yaitu: Aspek Lughawi at}-T{abari mena’wil lafaz Yus{allu>na dengan Yubarraku>na dan kemudian lafaz S{allu> dengan lafaz Ud’u> sedangkan as{-S{a>buni tidak mena’wil, namun pemaknaan kedua mufasir sama. Dari Aspek teologi at{-T{abari> menafsirkan lafaz Wa Sallimu< Tasli>ma> dengan makna penghormatan secara Islam, sedangkan as{-S{a>buni menafsirkan keslamatan dari mara bahaya, penyakit dan sesuatu yang membuat takut, dari Aspek Fikih at{-T{abari menghukumi wajib tanpa adanya uraian lebih lanjut, sedangkan as{-S{a>buni mewajibkan dengan menjelaskan klasifikasinya. ketika menafsirkan QS. Al-Ahzab ayat 56. Meskipun terdapat perbedaan pada pengistilahan kata shalawat, serta dalam memberikan salam penghormatan kepada Nabi. Jadi antara kedua mufasir saling menguatkan penafsiran satu dengan lainnya. Kata Kunci: Komparatif, Shalawat , Tafsir Rawa>i' al-Baya>n, dan Tafsi>r at}-T{abari.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES (Filosofi dan Studi Agama) > 2204 Religion and Religious Studies (Agama dan Studi Agama) > 220402 Comparative Religious Studies
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Jurusan Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Abu Rizal Afandi
Date Deposited: 01 Sep 2023 04:05
Last Modified: 11 Sep 2023 08:15
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/9803

Actions (login required)

View Item View Item