Peranan Tokoh Masyarakat Dalam Mencegah Tawuran (Studi Kasus Pasca Tawuran IKSPI Kera Sakti Dan PSHT Di Desa Gondanglor Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan)”

Romadhon, Ubaidillah Wahid (2023) Peranan Tokoh Masyarakat Dalam Mencegah Tawuran (Studi Kasus Pasca Tawuran IKSPI Kera Sakti Dan PSHT Di Desa Gondanglor Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan)”. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Kediri.

[img] Text
933710519_prabab.pdf

Download (952kB)
[img] Text
933710519_bab1.pdf

Download (512kB)
[img] Text
933710519_bab2.pdf

Download (514kB)
[img] Text
933710519_bab3.pdf

Download (470kB)
[img] Text
933710519_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (628kB)
[img] Text
933710519_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (506kB)
[img] Text
933710519_bab6.pdf

Download (257kB)
[img] Text
933710519_daftar_pustaka.pdf

Download (389kB)
[img] Text
933710519_Ubaidillah wahid.pdf

Download (409kB)

Abstract

Penelitian ini berlandasan dari latar belakang peristiwa tawuran antar perguruan silat IKSPI dengan PSHT di lingkungan Desa Gondanglor, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor penyebab tawuran antar IKSPI Kera Sakti dan PSHT di DesaGondanglor, dan upaya Tokoh masyarakat dalam mencegah tawurandi Desa Gondanglor serta apa saja penghambat dan pendukung upaya tokoh dalam mencegah tawuran di Desa Gondanglor. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data diperoleh dari observasi,wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat 2 faktor penyebab yang terjadi saat fenomena tawuran yaitu faktor intenal seperti memilki kontrol diri lemah, fanatisme tinggi dan tidak bisa memahami ajaran perguruan silat sedangkan faktor eksternal seperti rivalitas perguruan silat, tidak mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan, terdapat oknum yang tidak bertanggungjawab. Terkait permasalahan tersebut ada upaya dari tokoh masyarakat Gondanglor dengan upaya Preventif seperti kerja sama semua elemen tokoh masyarakat, pendekatan dengan kedua ketua perguruan tersebut, memperbaiki fasilitas umum seperti olaharaga dan membuat aturan yang tegas. Setelah itu upaya Repretif dengan bekerja sama dengan pihak kepolisian dan yang terakhir upaya Kuratif seperti membuat program kegiatan sosial maupun keagamaan. Sedangkan terkait hambatan yang di alami adanya ajakan dari teman sebaya yang dapat mempengaruhi melakukan tawuran dan keterliabatan pihak oknum oknum yang tidak bertanggung jawab, faktor pendukung seperti tokoh masyarakat dan warga masyarakat saling bekerja sama serta pihak kepolisian dan ketua perguruan silat, tokoh masyarakat yang mampu berkomunikasi dengan baik dapat membantu mencegah tawuran dengan cara menyebar pesan pesan damai dan mengajak perguruan silat untuk menjalin hubungan yang harmonis. Terkait upaya oleh tokoh masyarakat untuk mencegah tawuran tersebut sudah berjalan 2 tahun dan sudah memberikan dampak positif di lingkungan masyarakat sehingga terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif Desa Gondanglor Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan. Kata Kunci: Tokoh masyarakat, Mencegah, Tawuran

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY (Studi Kemasyarakatan, incl : sosiologi) > 1602 Criminology > 160201 Causes and Prevention of Crime
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Jurusan Sosiologi Agama
Depositing User: Ubaidillah Wahid Romadhon
Date Deposited: 09 Aug 2023 07:11
Last Modified: 09 Aug 2023 07:21
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/9490

Actions (login required)

View Item View Item