Praktik Barter Barang Rongsokan Dengan Bawang Merah Perspektif Fiqih Muamalah (Studi Kasus Desa Mojorejo Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto)

Nuranisyah, Siti (2023) Praktik Barter Barang Rongsokan Dengan Bawang Merah Perspektif Fiqih Muamalah (Studi Kasus Desa Mojorejo Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Kediri.

[img] Text
931208619_prabab.pdf

Download (1MB)
[img] Text
931208619_bab1.pdf

Download (711kB)
[img] Text
931208619_bab2.pdf

Download (649kB)
[img] Text
931208619_bab3.pdf

Download (438kB)
[img] Text
931208619_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (384kB)
[img] Text
931208619_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (630kB)
[img] Text
931208619_bab6.pdf

Download (207kB)
[img] Text
931208619_daftarpustaka.pdf

Download (432kB)
[img] Text
931208619_suratpernyataan.pdf

Download (190kB)

Abstract

Praktik barter merupakan suatu praktik transaksi pertukaran barang satu dengan barang yang lainnya. Barter tentu bukan hal baru lagi bagi masyarakat dan kegiatan tersebut telah ada sejak dahulu. Namun, masih banyak terjadi kerancuan dalam bidang berbisnis. Dimana praktik jual beli ini berbeda dengan praktik yang sudah diatur dalam fiqih muamalah. Peneliti ini menggunakan jenis penelitian yang digunakan penulis yaitu Field Research dan pendekatan penelitian kualitatif. Data hasil penelitian didapat dari penelitian di lapangan dan diperoleh dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa 1) Praktik barter barang rongsokan dengan bawang merah di Desa Mojorejo dilakukan oleh beberapa masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik transaksi barter barang rongsokan dengan bawang merah memiliki klasifikasi barang rongsokan yang akan dibeli sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh pengepul, sedangkan bawang merah ditentukan oleh pengumpul barang rongsokan itu sendiri. 2) Masyarakat Desa Mojorejo dalam transaksi jual beli (barter) barang rongsokan dengan bawang merah terindikasi lebih sedikit unsur ghararnya, jadi kebolehannya sesuai dengan kebiasaan aplikasinya di masyarakat ('urf). Selain itu, meskipun gharar nya banyak tetap dibolehkan apabila adanya kebutuhan mendesak dan dilalui tanpa bisa dihindari.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180105 Commercial and Contract Law (Hukum Dagang)
18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial Law, Islamic Contract Law) > 18012701 Bai’, Tijarah (Trading)
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Siti Nuranisyah
Date Deposited: 27 Jul 2023 03:46
Last Modified: 27 Jul 2023 03:47
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/9294

Actions (login required)

View Item View Item