Konsep Israf Dalam Perspektif Al-Quran Dan Relevansinya Dengan Fenomena Flexing (Studi Komparatif Tafsir Al-Azhar Dan Al-Misbah)

Novita, Isfrinna Intan (2022) Konsep Israf Dalam Perspektif Al-Quran Dan Relevansinya Dengan Fenomena Flexing (Studi Komparatif Tafsir Al-Azhar Dan Al-Misbah). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Kediri.

[img] Text
933808518_prabab.pdf

Download (1MB)
[img] Text
933808518_bab1.pdf

Download (719kB)
[img] Text
933808518_bab2.pdf

Download (1MB)
[img] Text
933808518_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (785kB)
[img] Text
933808518_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (777kB)
[img] Text
933808518_bab5.pdf

Download (337kB)
[img] Text
933808518_daftarpustaka.pdf

Download (839kB)
[img] Text
933808518_daftarpustaka.pdf

Download (839kB)
[img] Text
933808518_suratpernyataan.pdf

Download (287kB)

Abstract

Penelitian ini berawal dari fenomena-fenomena dari masyarakat saat ini. Khususnya dalam masalah Israf, yang mana masalah ini sangat sepele, akan tetapi banyak manusia yang tidak menyadarinya. Israf adalah perbuatan yang berlebih-lebihan. Hal ini dapat menimbulkan kesombongan. Penelitian ini juga mengkaitkan dengan fenomena flexing (pamer kekayaan). Penulis melakukkan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penafsiran dan analisis ayat-ayat Israf serta relevansi dengan fenomena flexing dan cara meminimalisirnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan, meliputi al-Qur'an sebagai sumber data primer dan kitab tafsir, buku, ensiklopedia, jurnal, skripsi, disertasi, aplikasi kitab, dan situs internet sebagai sumber data sekundernya. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Serta dianalisis menggunakan metode content analisis dan analisis tafsir menggunakan metode muqaran. Hasil penelitian yang ditemukan, bahwasannya penggunaan lafazIsraf terkadang digunakan dalam hal yang berkaitan dengan makan, minun, berinfak, membelanjakan harta dan juga dalam membunuh. Dan term Israf ada yang merujuk kepada orang-orang kafir dan ada juga yang tidak, tergantung pada konteks ayat yang berisi term Israf. Hamka dalam menafsirkan kata Israf pada Qs.al-Furqon ayat 67 dalam kata israf yang artinya, royal atau ceroboh, dan Quraish Shihab menafsirkan makna kata Israf dalam berbagai bentuk, secara garis besar maknanya adalah melampaui batas atau berlebih-lebihan. Sifat yang berlebih-lebihan ini akan membawa seseorang terjerumus kepada kefakiran dan kesombongan. Hal ini berkaitan dengan fenomena-fenomena yang terjadi pada masa perkembangan zaman dan teknologi saat ini yang semakin tidak bisa terkontrol salah satunya fenomena flexing di media sosial. Bersedekah atau membelanjakan harta yang lebih dari semestinya dapat menjadikan seseorang flexing. Hal ini merupakan sesuatu yang menyimpang dari prinsip hidup dan tujuan hidup yang telah ditetapkan oleh Allah swt. di dalam al-Qur'an. Yang mana al-Qur'an memerintahkan untuk mensyukuri nikmat Allah swt. dan menjauhi perilaku pamer.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES (Filosofi dan Studi Agama) > 2204 Religion and Religious Studies (Agama dan Studi Agama) > 220403 Islamic Studies (Studi Islam) > 22040303 Al-Qur'an and Related Science (Al-Qur’an dan Ilmu yang Berkaitan) > 2204030301 Knowledge of the Qur'an (Ilmu Al-Qur’an)
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Jurusan Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Isfrinna Intan Novita
Date Deposited: 03 Jan 2023 04:22
Last Modified: 03 Jan 2023 04:22
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/7362

Actions (login required)

View Item View Item