Habibullah, Aghyal Maghrabi (2026) Analisa Konsep Yakīn Dalam Tafsir Al-Munir Dan Kontribusinya Terhadap Keimanan Masyarakat Kontemporer. Masters (S2) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.
|
Text
23502015_prabab.pdf Download (994kB) |
|
|
Text
23502015_bab1.pdf Download (504kB) |
|
|
Text
23502015_bab2.pdf Download (572kB) |
|
|
Text
23502015_bab3.pdf Download (587kB) |
|
|
Text
23502015_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (717kB) |
|
|
Text
23502015_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (510kB) |
|
|
Text
23502015_bab6.pdf Download (192kB) |
|
|
Text
23502015_daftar_pustaka.pdf Download (253kB) |
Abstract
AGHYAL MAGHRABI HABIBULLAH, Dosen Pembimbing (1) Prof. Dr. Hj. Robingatun, M. Pd. I, dan Pembimbing (2) Dr. Mohamad Zaenal Arifin, MHI. Analisa Konsep Yaqīn Dalam Tafsir Al Munir dan Kontribusinya Terhadap Keimanan Masyarakat Kontemporer, Tesis, Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Pascasarjana UIN Syekh Wasil Kediri, 2025. Kata Kunci: Yaqīn, Tafsir al-Munir, Wahbah al-Zuhaili, Keimanan, Masyarakat Kontemporer. Fenomena modernitas yang ditandai oleh krisis spiritual dan kehilangan makna hidup menyebabkan lemahnya fondasi keimanan masyarakat kontemporer. Banyak individu yang secara lahiriah tampak berhasil, tetapi mengalami kekosongan batin dan kehilangan arah hidup. Arus globalisasi yang begitu cepat turut melahirkan budaya instan dan pragmatis, di mana nilai iman sering kali direduksi menjadi simbol formal, bukan kesadaran eksistensial. Penelitian ini berupaya menelaah konsep yaqīn dalam Tafsir al-Munir karya Wahbah al-Zuhaili, serta menilai kontribusinya terhadap penguatan keimanan masyarakat di era modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis library research dengan pendekatan tafsir tematik (Mauḍū‘ī). Sumber data utama adalah Tafsir al-Munir karya Wahbah al-Zuhaili, didukung oleh literatur klasik dan kontemporer yang relevan. Analisis dilakukan melalui penelusuran ayat-ayat yang mengandung lafaz dan makna yaqīn, kemudian diklasifikasikan ke dalam enam tema besar: yaqīn sebagai fondasi iman sejati; yaqīn dan aksi iman; yaqīn sebagai kekuatan dalam ujian; yaqīn sebagai cahaya ilmu; yaqīn dan kesadaran akan akhirat; serta yaqīn dan kesadaran akan batas kehidupan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wahbah al-Zuhaili menafsirkan yaqīn sebagai keyakinan yang tidak bercampur keraguan dan merupakan hakikat ilmu sejati. Dalam pandangannya, yaqīn adalah pondasi spiritual yang menghidupkan iman dan melahirkan amal saleh. Penafsiran ini menegaskan hubungan integral antara ilmu, iman, dan amal sebagai manifestasi keimanan sejati. Relevansinya dengan masyarakat kontemporer terletak pada fungsinya sebagai kekuatan spiritual dalam menghadapi krisis makna, tekanan hidup, dan disorientasi nilai akibat arus modernisasi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Masters (S2)) |
|---|---|
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES (Filosofi dan Studi Agama) > 2204 Religion and Religious Studies (Agama dan Studi Agama) > 220403 Islamic Studies (Studi Islam) > 22040303 Al-Qur'an and Related Science (Al-Qur’an dan Ilmu yang Berkaitan) > 2204030305 Tafsir Al-Qur’an 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES (Filosofi dan Studi Agama) > 2204 Religion and Religious Studies (Agama dan Studi Agama) > 220403 Islamic Studies (Studi Islam) > 22040303 Al-Qur'an and Related Science (Al-Qur’an dan Ilmu yang Berkaitan) > 2204030306 Kumpulan ayat-ayat Al-Qur’an |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Studi Magister Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Aghyal Maghrabi Habibullah |
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 03:05 |
| Last Modified: | 27 Jul 2026 03:05 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/24361 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
