Pemenuhan hak dan kewajiban suami istri yang tinggal bersama mertua perspektif hukum keluarga islam (studi kasus Desa Sukorejo Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro)

Salam, Marshania Hamidah (2026) Pemenuhan hak dan kewajiban suami istri yang tinggal bersama mertua perspektif hukum keluarga islam (studi kasus Desa Sukorejo Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro). Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.

[img] Text
21301096_prabab.pdf

Download (1MB)
[img] Text
21301096_bab1.pdf

Download (328kB)
[img] Text
21301096_bab2.pdf

Download (703kB)
[img] Text
21301096_bab3.pdf

Download (298kB)
[img] Text
21301096_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (509kB)
[img] Text
21301096_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (434kB)
[img] Text
21301096_bab6.pdf

Download (159kB)
[img] Text
210301096_daftarpustaka.pdf

Download (390kB)
[img] Text
21301096_lampiran.pdf

Download (2MB)

Abstract

Fenomena pasangan suami istri yang tinggal bersama mertua masih banyak dijumpai di masyarakat karena berbagai faktor, seperti keterbatasan ekonomi, belum memiliki tempat tinggal sendiri, maupun alasan membantu orang tua. Kondisi tersebut dapat memberikan dukungan bagi keluarga, tetapi juga berpotensi menimbulkan konflik yang memengaruhi pemenuhan hak dan kewajiban suami istri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemenuhan hak dan kewajiban suami istri yang tinggal bersama mertua serta mengkaji tantangan dan hambatan yang dihadapi ditinjau dari perspektif Hukum Keluarga Islam. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara terhadap pasangan suami istri yang tinggal bersama mertua di Desa Sukorejo, serta dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan mengaitkan temuan lapangan terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Kompilasi Hukum Islam, serta pendapat para ulama dalam Hukum Keluarga Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan hak dan kewajiban suami istri pada pasangan yang tinggal bersama mertua bersifat bervariasi. Dalam beberapa keluarga, hak dan kewajiban tetap dapat terpenuhi melalui komunikasi yang baik, pembagian peran yang jelas, serta sikap saling menghormati sehingga keberadaan mertua menjadi support system berupa bantuan ekonomi, pengasuhan anak, dan pekerjaan domestik. Namun, pada keluarga lain ditemukan adanya campur tangan mertua yang berlebihan dalam pengambilan keputusan rumah tangga, pengasuhan anak, dan pengelolaan urusan domestik sehingga mengurangi privasi pasangan, membatasi kemandirian istri, dan memunculkan konflik. Ditinjau dari perspektif Hukum Keluarga Islam, tinggal bersama mertua pada dasarnya diperbolehkan selama tidak menghilangkan hak dan kewajiban suami istri, tetap menjaga prinsip mu'asyarah bil ma'ruf, memenuhi hak istri atas tempat tinggal (maskan) yang aman dan nyaman, serta mempertimbangkan keseimbangan antara maslahat dan mudarat. Penelitian ini juga menemukan adanya fenomena kepemimpinan suami yang ambivalen, yaitu suami masih menjalankan sebagian kewajiban formal sebagai kepala keluarga, tetapi belum mampu menjalankan fungsi kepemimpinan secara utuh karena terpengaruh oleh dominasi orang tua. Oleh karena itu, komunikasi, musyawarah, penghormatan terhadap batas peran keluarga besar, dan penguatan kepemimpinan suami menjadi faktor penting dalam mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180113 Family Law (incl. Islamic Family Law, Munakahat)
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Ahwal Al-Syakhsiyah - Hukum Keluarga Islam
Depositing User: MARSHANIA HAMIDAH SALAM
Date Deposited: 10 Jul 2026 03:23
Last Modified: 10 Jul 2026 03:23
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/23904

Actions (login required)

View Item View Item