MULTAZAM, AMAR (2026) PERBANDINGAN TRADISI TORON LENCAK DAN NGEDUNI DALAM PERKAWINAN ADAT MADURA DAN JAWA PERSPEKTIF ‘URF, SOSIOLOGI HUKUM ISLAM DAN INTERSEKSIONALITAS GENDER (Studi Kasus di Desa Klampis Kecamatan Klampis Barat Kabupaten Bangkalan dan Desa Loceret Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk). Masters (S2) thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYEKH WASIL KEDIRI.
|
Text
24507003_prabab.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
24507003_bab1.pdf Download (618kB) |
|
|
Text
24507003_bab2.pdf Download (953kB) |
|
|
Text
24507003_bab3.pdf Download (569kB) |
|
|
Text
24507003_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (673kB) |
|
|
Text
24507003_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
24507003_bab6.pdf Download (547kB) |
|
|
Text
24507003_daftarpustaka.pdf Download (441kB) |
|
|
Text
24507003_lampiran.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
24507003_lembarpernyataanpersetujuanpublikasi.pdf Download (205kB) |
Abstract
Amar Multazam, 2026. Perbandingan Tradisi Toron Lencak dan Ngeduni dalam Perkawinan Adat Madura dan Jawa Perspektif ‘Urf, Sosiologi Hukum Islam dan Interseksionalitas Gender (Studi Kasus di Desa Klampis, Bangkalan dan Desa Loceret, Nganjuk). Tesis, Program Studi Hukum Keluarga Islam, Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri. Dosen Pembimbing: Dr. H. Baitur Rohman, M.Hum dan Dr. H. Ilham Tohari, M.H.I. Kata Kunci: Toron Lencak, Ngeduni, Perkawinan Adat, ‘Urf, Sosiologi Hukum Islam, Interseksionalitas Gender. Perkawinan adat Toron Lencak pada masyarakat Madura dan Ngeduni pada masyarakat Jawa yang dilakukan setelah meninggalnya salah satu pasangan suami istri. Tradisi tersebut dipertahankan sebagai bentuk perlindungan sosial, keberlanjutan pengasuhan anak, serta upaya menjaga stabilitas ekonomi dan hubungan kekerabatan keluarga. Namun, dalam perkembangannya, praktik tersebut menimbulkan perbedaan pandangan di tengah masyarakat, terutama terkait kesesuaiannya dengan hukum Islam, dinamika sosial, dan posisi perempuan dalam relasi keluarga adat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan tradisi Toron Lencak dan Ngeduni dalam perspektif ‘urf, sosiologi hukum Islam, dan interseksionalitas gender. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan tokoh agama, tokoh adat, pemerintah desa, serta masyarakat yang menjalankan tradisi tersebut. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Toron Lencak dan Ngeduni memiliki fungsi sosial yang sama, yaitu menjaga keberlangsungan keluarga, melindungi anak-anak yang ditinggalkan, serta mempertahankan stabilitas ekonomi dan harta keluarga. Dalam perspektif ‘urf, kedua tradisi tersebut termasuk kategori ‘urf sahih karena tidak bertentangan dengan prinsip syariat Islam selama memenuhi rukun dan syarat perkawinan. Dari perspektif sosiologi hukum Islam, praktik tersebut mencerminkan bentuk adaptasi masyarakat terhadap kebutuhan sosial dan budaya lokal yang bertujuan menjaga keharmonisan serta solidaritas keluarga besar. Sementara itu, melalui pendekatan interseksionalitas gender ditemukan bahwa perempuan dalam praktik perkawinan adat tersebut sering berada pada posisi yang dipengaruhi oleh tekanan sosial, faktor ekonomi, dan otoritas keluarga, sehingga otonomi dalam menentukan pilihan hidup belum sepenuhnya bersifat bebas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberadaan tradisi Toron Lencak dan Ngeduni saat ini berada dalam proses negosiasi antara pelestarian adat, nilai-nilai keagamaan, dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap hak-hak individual dalam perkawinan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Masters (S2)) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180113 Family Law (incl. Islamic Family Law, Munakahat) |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Studi Magister Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | AMAR MULTAZAM |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 07:43 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 07:43 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/23698 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
