Analisis Akad Ijarah terhadap Praktik Sewa-Menyewa Sound Horeg Ditinjau Sosiologi Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Bendung Kabupaten Mojokerto)

Al Arif, Muhammad Arham (2026) Analisis Akad Ijarah terhadap Praktik Sewa-Menyewa Sound Horeg Ditinjau Sosiologi Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Bendung Kabupaten Mojokerto). Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri.

[img] Text
22302072_Pra Bab.pdf

Download (804kB)
[img] Text
22302072_Bab 1.pdf

Download (417kB)
[img] Text
22302072_Bab 2.pdf

Download (374kB)
[img] Text
22302072_Bab 3.pdf

Download (222kB)
[img] Text
22302072_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (322kB)
[img] Text
22302072_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (296kB)
[img] Text
22302072_Bab 6.pdf

Download (217kB)
[img] Text
22302072_Daftar Pustaka.pdf

Download (217kB)
[img] Text
22302072_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (871kB)
[img] Text
22302072_Pernyataan Upload Karya Ilmiah.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (269kB)

Abstract

Penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) praktik akad ijarah dalam sewa-menyewa sound horeg di Desa Bendung pada dasarnya telah memenuhi rukun dan syarat akad ijarah, yaitu adanya pihak yang berakad (‘aqid), kesepakatan (shighat), manfaat (ma’jur) yang jelas, serta imbalan (ujrah) yang disepakati bersama. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kondisi yang menimbulkan dampak sosial, seperti penggunaan sound horeg dengan volume yang tinggi, adanya penampilan dancer yang mengenakan pakaian terbuka, serta ditemukannya peserta maupun penonton yang menyaksikan kegiatan karnaval dalam keadaan mabuk akibat mengonsumsi minuman keras; 2) ditinjau dari perspektif sosiologi hukum Islam, praktik sewa-menyewa sound horeg tetap berlangsung karena dipengaruhi oleh faktor hiburan, kebiasaan masyarakat, faktor ekonomi, pengaruh lingkungan sosial, serta tingkat kesadaran masyarakat terhadap dampak kebisingan. Penggunaan sound horeg menimbulkan pro dan kontra, di mana sebagian masyarakat menganggapnya sebagai sarana hiburan dan bagian dari kemeriahan acara, sedangkan sebagian lainnya merasa terganggu akibat kebisingan yang ditimbulkan. Oleh karena itu, penggunaan sound horeg perlu memperhatikan batas kewajaran, kemaslahatan, dan kenyamanan bersama selama kegiatan berlangsung.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial Law, Islamic Contract Law) > 18012709 Ijarah, Ju’alah, ‘Iwadl (Kontrak Kerja, Sewa-menyewa, Upah)
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: MUHAMMAD ARHAM AL ARIF
Date Deposited: 06 Jul 2026 06:34
Last Modified: 06 Jul 2026 06:34
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/23317

Actions (login required)

View Item View Item