Tinjauan Sosiologi Hukum Islam Terhadap Praktik Tradisi Larangan Kebo Balik Kandang Dalam Perkawinan (Studi Kasus di Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri)

Handayani, Evi (2026) Tinjauan Sosiologi Hukum Islam Terhadap Praktik Tradisi Larangan Kebo Balik Kandang Dalam Perkawinan (Studi Kasus di Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri). Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.

[img] Text
21301016_prabab.pdf

Download (912kB)
[img] Text
21301016_bab1.pdf

Download (346kB)
[img] Text
21301016_bab2.pdf

Download (478kB)
[img] Text
21301016_bab3.pdf

Download (279kB)
[img] Text
21301016_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (588kB) | Request a copy
[img] Text
21301016_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (341kB) | Request a copy
[img] Text
21301016_bab6.pdf

Download (262kB)
[img] Text
21301016_daftarpustaka.pdf

Download (286kB)
[img] Text
21301016_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui praktik tradisi kebo balik kandang serta untuk mengetahui tinjauan Sosiologi Hukum Islam terhadap praktik tradisi larangan kebo balik kandang di Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih kuatnya keberadaan tradisi larangan perkawinan kebo balik kandang di tengah masyarakat yang kerap menjadi pertimbangan penting dalam menentukan hubungan pernikahan dimana tradisi tersebut memiliki konsekuensi sosial nyata yang dipercaya membawa akibat tertentu apabila tidak ditaati. Fenomena ini menarik karena tradisi kebo balik kandang belum memiliki landasan normatif dalam syariat namun tetap diyakini dan dipraktikan oleh masyarakat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian empiris dengan bersifat kualitatif serta menerapkan pendekatan socio-legal. Pendekatan ini menuntut integrasi disiplin ilmu sosial khususnya dalam bidang hukum guna mengkaji fenomena yang terjadi di masyarakat secara komprehensif. Teknik pengumpulan data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi. wawancara dilakukan dengan lima informan kebo balik kandang, dua tokoh agama, empat tokoh masyarakat. Sumber data terdiri dari data primer, sekunder, dan tersier. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1). Tradisi larangan kebo balik kandang dalam perkawinan adalah ketika calon menantu dan calon mantu dari daerah yang sama sehingga terhalang untuk melaksanakan pernikahan. Adapun agar bisa melangsungkan pernikahan dilakukan pola penyesuaian dengan menggelar satu resepsi di salah satu calon mempelai baik ditempat perempuan ataupun laki-laki. 2). Tinjauan Sosiologi Hukum Islam terhadap kebo balik kandang di Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri dari lima pasangan menunjukkan bahwa tradisi kebo balik kandang tidak ada dalam Hukum Islam. Dari hasil penelitian yang dilakukan terdapat 3 macam masyarakat yaitu: masyarakat tradisional yang mempercayai hukum adat, masyarakat modern yang mengabaikan tradisi hukum adat, dan masyarakat santri atau keagamaan yang menghormati dan mengabaikan hukum adat.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180128 Islamic Family Law > 18012801 Nikah (Marriage)
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Ahwal Al-Syakhsiyah - Hukum Keluarga Islam
Depositing User: EVI HANDAYANI
Date Deposited: 02 Jul 2026 07:25
Last Modified: 02 Jul 2026 07:25
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/23253

Actions (login required)

View Item View Item