IMPLEMENTASI SIGHAT TAKLIK TALAK SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEREMPUAN DALAM PERSPEKTIF MASLAHAH (STUDI PADA KUA GURAH)

Haq, Muhammad Aulanal (2026) IMPLEMENTASI SIGHAT TAKLIK TALAK SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEREMPUAN DALAM PERSPEKTIF MASLAHAH (STUDI PADA KUA GURAH). Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri.

[img] Text
21301039_prabab.pdf

Download (1MB)
[img] Text
21301039_bab1.pdf

Download (516kB)
[img] Text
21301039_bab2.pdf

Download (661kB)
[img] Text
21301039_bab3.pdf

Download (343kB)
[img] Text
21301039_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (492kB)
[img] Text
21301039_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (387kB)
[img] Text
21301039_bab5.pdf

Download (387kB)
[img] Text
21301039_bab6.pdf

Download (297kB)
[img] Text
21301039_daftar pustaka.pdf

Download (294kB)
[img] Text
21301039_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (744kB)
[img] Text
21301039_sp.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (234kB)

Abstract

Muhammad Aulanal Haq. Dosen Pembimbing: Dr. Ahmad Wahidi, M.HI dan Muthi'ah Hijriyati, M.Th.I., M.S.I. Sighat Taklik Talak sebagai Upaya Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan dalam Perspektif Maslahah (Studi pada KUA Gurah).Skripsi.Program Studi Hukum Keluarga Islam. Fakultas Syariah. UIN Syekh Wasil Kediri. Kata Kunci: Maslahah, Perlindungan Perempuan, Sighat Taklik-Talak. Sighat taklik talak merupakan perjanjian yang diucapkan oleh suami setelah akad nikah yang bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi istri apabila suami melanggar kewajibannya dalam rumah tangga. Namun, penerapan sighat taklik talak di masyarakat masih menghadapi berbagai permasalahan, antara lain rendahnya pemahaman pasangan mengenai fungsi dan konsekuensi hukum dari sighat taklik talak serta anggapan bahwa perjanjian tersebut bersifat tabu dalam perkawinan. Kondisi ini berpotensi menghambat fungsi sighat taklik talak sebagai instrumen perlindungan hukum bagi perempuan. Hingga, penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis implementasi sighat taklik talak sebagai upaya perlindungan hukum bagi perempuan di KUA Gurah, dan 2) menganalisis perspektif maslahah terhadap sighat taklik talak sebagai upaya memberikan perlindungan hukum bagi perempuan dalam perkawinan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan penelitian yaitu pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Sumber hukum yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan bahan hukum yang digunakan adalah dengan metode penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Analisis data menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian dari masing-masing permasalahan yaitu 1) Implementasi sighat taklik talak sebagai upaya perlindungan hukum bagi perempuan di KUA Gurah pada saat ini belum berjalan optimal, hal ini dibuktikan dengan masih banyaknya pasangan/mempelai yang tidak mencantumkan/mengucapkan sighat taklik talak saat melangsungkan akad nikah di KUA Gurah. Mayoritas pasangan beranggapan bahwa sighat taklik talak merupakan hal yang tabu dalam perkawinan karena sangat membebankan mempelai pria dan sighat taklik talak ini sewaktu-waktu dapat dimanfaatkan oleh mempelai wanita untuk hal-hal yang dianggap tidak baik dalam perkawinan. Pihak KUA Gurah terlebih dahulu memberikan penjelasan mengenai sighat taklik talak seperti fungsi, konsekuensi, dan hak istri apabila perjanjian dilanggar.2) Perspektif maslahah terhadap sighat taklik talak sebagai upaya memberikan perlindungan hukum bagi perempuan dalam perkawinan dapat disimpulkan bahwa perspektif maslahah (kemaslahatan), sighat taklik talak sejatinya memiliki tujuan untuk menjaga hak-hak perempuan dan mencegah terjadinya ketidakadilan dalam rumah tangga. Terdapat beberapa permasalahan yang menyebabkan kemaslahatan tersebut belum terwujud secara optimal. Sighat taklik talak memberikan kemaslahatan dengan memberikan alat hukum bagi perempuan ketika suami melanggar kewajibannya. Banyak perempuan yang tidak memahami atau tidak mampu memanfaatkan hak tersebut, sehingga kemaslahatan yang diinginkan syariat belum terealisasi secara nyata.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180113 Family Law (incl. Islamic Family Law, Munakahat)
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Ahwal Al-Syakhsiyah - Hukum Keluarga Islam
Depositing User: MUHAMMAD AULANAL HAQ
Date Deposited: 01 Jul 2026 06:40
Last Modified: 01 Jul 2026 06:40
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/23124

Actions (login required)

View Item View Item