Perceraian Yang Diakibatkan Oleh Campur Tangan Orang tua Perspektif Sosiologi Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang)

sa'diyah, Halimatus (2026) Perceraian Yang Diakibatkan Oleh Campur Tangan Orang tua Perspektif Sosiologi Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang). Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.

[img] Text
22301055_Prabab.pdf

Download (1MB)
[img] Text
22301055_bab1.pdf

Download (308kB)
[img] Text
22301055_bab2.pdf

Download (355kB)
[img] Text
22301055_bab3.pdf

Download (228kB)
[img] Text
22301055_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (284kB)
[img] Text
22301055_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (321kB)
[img] Text
22301055_bab6.pdf

Download (207kB)
[img] Text
22301055_daftar pustaka.pdf

Download (211kB)
[img] Text
22301055_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)
[img] Text
22301055_pernyataan upload.pdf

Download (283kB)

Abstract

Halimatus Sa’diyah. Dosen Pembimbing: Moch. Choirul Rizal, M.H., dan Afifah Mayaningsih, S.Pd., M.H. Perceraian Yang Diakibatkan Oleh Campur Tangan Orang Tua Perspektif Sosiologi Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang). Skripsi. Program Studi Hukum Keluarga Islam. Fakultas Syariah. Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri. 2026. Kata Kunci: Perceraian, Campur Tangan Orang Tua, Sosiologi Hukum Islam. Perkawinan dalam Islam merupakan ikatan yang sangat kuat (mithaqan ghalizhan) dengan tujuan membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Namun, dalam praktiknya kehidupan rumah tangga sering menghadapi tantangan eksternal, berupa campur tangan orang tua yang berlebihan. Intervensi tersebut merusak kemandirian pasangan dalam mengambil keputusan dan menimbulkan konflik berkepanjangan yang berujung pada perceraian. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan dan menganalisis praktik campur tangan orang tua terhadap rumah tangga anak di Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang; dan (2) menganalisis pandangan sosiologi hukum Islam terhadap praktik campur tangan orang tua tersebut. Penelitian ini merupakan (socio-legal research) dengan pendekatan sosiologi hukum Islam. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 6 (Enam) narasumber, yakni 2 (dua) pihak suami (SR dan MS), 2 (dua) pihak istri (Siti Maslikah dan Farah), dan 2 (dua) pihak orang tua (Siti Khotimah dan Jumaiyah), serta melalui observasi dan dokumentasi di lokasi penelitian. Data sekunder diperoleh dari literatur kepustakaan berupa buku, jurnal ilmiah, regulasi, dan peraturan perundang-undangan yang relevan. Analisis data menggunakan teknik deskriptif-kualitatif untuk menyusun informasi secara sistematis, sehingga pola dari fenomena sosial tersebut dapat dipahami dengan jelas dan komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan, pertama, praktik campur tangan orang tua di Desa Keplaksari berlangsung dalam 4 (empat) dimensi utama, yaitu intervensi dalam pengelolaan keuangan (ekonomi), penentuan tempat menetap, relasi suami-istri (orang tua berpihak kepada anak kandung), dan pengambilan keputusan talak sebagaimana tertuang dalam Putusan Pengadilan Agama Kabupaten Jombang Nomor: 131/Pdt.G/2022/PA.jbg. yang seharusnya menjadi hak prerogatif suami. Praktik ini dilatarbelakangi oleh ketidaksiapan orang tua melepaskan anak yang telah menikah, kondisi tinggal bersama dalam satu rumah, ketergantungan ekonomi yang belum terputus, serta pola hubungan orang tua-anak yang tidak berubah setelah pernikahan. Kedua, dari tinjauan sosiologi hukum Islam, praktik intervensi tersebut bertentangan dengan prinsip istiqlaliyyah al-usrah (kemandirian keluarga) atau prinsip kemandirian keluarga dalam hukum keluarga Islam. Islam mengakui peran orang tua sebatas pemberi bimbingan yang konstruktif, namun intervensi yang merampas kewenangan rumah tangga merupakan pelanggaran terhadap hak dasar pasangan suami-istri dan menjadi faktor utama pendorong perceraian. Fenomena ini mencerminkan adanya kesenjangan antara norma hukum Islam yang menjunjung otonomi keluarga dengan realitas sosial masyarakat yang masih kental dengan budaya ketergantungan antar-generasi.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180113 Family Law (incl. Islamic Family Law, Munakahat)
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Ahwal Al-Syakhsiyah - Hukum Keluarga Islam
Depositing User: HALIMATUS SA'DIYAH
Date Deposited: 30 Jun 2026 08:07
Last Modified: 30 Jun 2026 08:07
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/23053

Actions (login required)

View Item View Item