Permintaan Ganti Uang Atas Tanah Wakaf Musala Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Tarokan Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri)

A'yuni, Iva Qurrota (2026) Permintaan Ganti Uang Atas Tanah Wakaf Musala Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Tarokan Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri). Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.

[img] Text
22301033_prabab.pdf

Download (793kB)
[img] Text
22301033_bab1.pdf

Download (339kB)
[img] Text
22301033_bab2.pdf

Download (342kB)
[img] Text
22301033_bab3.pdf

Download (216kB)
[img] Text
22301033_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (495kB)
[img] Text
22301033_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (308kB)
[img] Text
22301033_bab6.pdf

Download (160kB)
[img] Text
22301033_daftar_pustaka.pdf

Download (188kB)
[img] Text
22301033_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
22301033_suratpernyataanupload.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (204kB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji permintaan ganti uang atas tanah wakaf musala di Desa Tarokan, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri dalam perspektif hukum Islam. Fenomena permintaan ganti uang atas tanah yang telah diwakafkan masih ditemukan di masyarakat karena dipengaruhi oleh kurangnya pemahaman mengenai hukum wakaf, faktor ekonomi, serta perbedaan persepsi mengenai hak waris dan kesepakatan keluarga. Fokus penelitian ini didasarkan pada adanya perbedaan antara prinsip hukum Islam yang menegaskan sifat kekekalan dan keabadian wakaf dengan realitas sosial masyarakat yang mengajukan tuntutan kompensasi setelah tanah dimanfaatkan untuk kepentingan umum. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif dan normatif-empiris. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas wakif, ahli waris yang mengajukan permintaan ganti uang, nadzir sekaligus tokoh agama, serta pihak terkait lainnya yang mengetahui proses pelaksanaan wakaf di Desa Tarokan. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta keabsahannya diuji menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status tanah wakaf musala di Desa Tarokan dinyatakan sah menurut hukum Islam karena telah memenuhi rukun dan syarat wakaf serta dibuktikan dengan Akta Ikrar Wakaf yang dibuat di hadapan Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf, meskipun belum memiliki sertifikat wakaf resmi dari Badan Pertanahan Nasional. Permintaan ganti uang atas tanah wakaf tidak wajib dipenuhi karena tuntutan tersebut muncul setelah pelaksanaan wakaf yang telah disepakati sebelumnya, didorong oleh perubahan kondisi ekonomi dan pergeseran sikap terhadap kesepakatan yang telah dibuat. Dalam perspektif hukum Islam, harta wakaf yang telah sah bersifat mengikat dan kekal, sehingga tidak dapat ditarik kembali maupun dimintakan kompensasi. Berdasarkan prinsip hukum Islam, hal ini sejalan dengan kaidah bahwa wakaf bersifat tetap dan bertujuan menjaga kemaslahatan umum, sehingga diperlukan edukasi hukum wakaf, percepatan proses sertifikasi, serta penyelesaian sengketa melalui musyawarah keluarga.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial Law, Islamic Contract Law) > 18012716 Waqf, Zakah, Infaq, Shadaqah
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Ahwal Al-Syakhsiyah - Hukum Keluarga Islam
Depositing User: IVA QURROTA I A'YUNI
Date Deposited: 30 Jun 2026 07:23
Last Modified: 30 Jun 2026 07:23
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/23033

Actions (login required)

View Item View Item