PEMBERIAN NAFKAH OLEH ISTRI KEPADA SUAMI DALAM KASUS LONG DISTANCE MARRIAGE PERSPEKTIF SOSIOLOGI HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar)

Ilmi, M Bahrul (2026) PEMBERIAN NAFKAH OLEH ISTRI KEPADA SUAMI DALAM KASUS LONG DISTANCE MARRIAGE PERSPEKTIF SOSIOLOGI HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar). Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.

[img] Text
21301095_Prabab.pdf

Download (691kB)
[img] Text
21301095_Bab I.pdf

Download (321kB)
[img] Text
21301095_Bab II.pdf

Download (558kB)
[img] Text
21301095_Bab III.pdf

Download (194kB)
[img] Text
21301095_Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (365kB)
[img] Text
21301095_Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (289kB)
[img] Text
21301095_Bab VI.pdf

Download (120kB)
[img] Text
21301095_Daftar Pustaka.pdf

Download (260kB)
[img] Text
21301095_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (770kB)
[img] Text
21301092_sp.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (147kB)

Abstract

Muhammad Bahrul Ilmi. Dosen Pembimbing: Moch Choirul Rizal, M.H., dan Zakiyatus Soimah, M.HI. Pemberian Nafkah oleh Istri kepada Suami dalam Kasus LONG DISTANCE MARRIAGE Perspektif Sosiologi Hukum Islam (Studi Kasus di Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar). Skripsi. Program Studi Hukum Keluarga Islam. Fakultas Syariah. UIN Syekh Wasil Kediri. 2026. Kata Kunci: Nafkah, long distance marriage, Sosiologi Hukum Islam, Pembalikan Peran, Living Law Penelitian ini dilatarbelakangi oleh realitas sosial di Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, yaitu beberapa istri yang menjalani pernikahan jarak jauh (LONG DISTANCE MARRIAGE atau LDM) justru menjadi tulang punggung ekonomi keluarga. Fenomena ini bertolak belakang dengan norma hukum Islam yang menempatkan kewajiban nafkah secara tegas pada suami. Praktik pemberian nafkah oleh istri kepada suami dalam kondisi LDM terjadi sebagai respons adaptif terhadap tekanan ekonomi struktural, perilaku pasif atau destruktif suami, serta kuatnya jaringan sosial komunitas pekerja migran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik tersebut serta menganalisisnya dari perspektif sosiologi hukum Islam. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologi hukum Islam. Lokasi penelitian di Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap 4 (empat) informan utama (istri yang menjalani LDM), serta tokoh agama dan perangkat kecamatan sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan 2 (dua) pola pemberian nafkah oleh istri, yaitu pengiriman langsung tanpa control dan pengiriman melalui pihak ketiga. Faktor penyebabnya meliputi ketidakmampuan ekonomi suami, keengganan untuk bekerja, serta perilaku destruktif seperti bermain game online. Dampak sosialnya menimbulkan ketegangan rumah tangga, defisit pengasuhan anak, dan rekonstruksi narasi gender di masyarakat. Secara normatif, hukum Islam mewajibkan nafkah dari suami, namun dalam realitas sosial praktik ini telah menjadi living law yang dibingkai sebagai kemaslahatan dalam keadaan darurat (dharurah).

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180119 Law and Society (Hukum dan Masyarakat)
18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180199 Law not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Ahwal Al-Syakhsiyah - Hukum Keluarga Islam
Depositing User: MUHAMMAD BAHRUL ILMI
Date Deposited: 30 Jun 2026 03:07
Last Modified: 30 Jun 2026 03:07
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/22928

Actions (login required)

View Item View Item