Hikam, Yunjib Nailal (2026) الدقة في ترجمة كتاب "تعليم المتعلم طريق التعلّم": دراسة مقارنة بين ترجمة محمد حميم خضري وترجمة الذكاء الاصطناعي "غروك". Undergraduate (S1) thesis, IAIN Kediri.
|
Text
22203075_prabab.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
22203075_bab1.pdf Download (797kB) |
|
|
Text
22203075_bab2.pdf Download (487kB) |
|
|
Text
22203075_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (457kB) |
|
|
Text
22203075_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (370kB) |
|
|
Text
22203075_bab5.pdf Download (224kB) |
|
|
Text
22203075_daftarpustaka.pdf Download (431kB) |
|
|
Text
Pernyataan_Upload.pdf Restricted to Repository staff only Download (313kB) |
Abstract
ABSTRAK Yunjib Nailal Hikam. 22203075. 2026. “Keakuratan Terjemahan Kitab Ta’līm alMuta’allim Ṭarīq at-Ta’allum: Studi Komparatif antara Terjemahan Mohammad Hamim Hudlori dan Artificial Intelligence (Grok)”. Skripsi Program Studi Bahasa Arab. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri. Dosen Pembimbing 1: Dr. Ahmad Sholihuddin, M.Pd., Dosen Pembimbing 2: Nur Khamidah, S.S., M. Hum. Kata Kunci: Keakuratan Terjemahan, Ta'lim al-Muta'allim, Mohammad Hamim Hudlori, Kecerdasan Buatan. Sebagai rujukan utama pendidikan Islam di pesantren, penerjemahan kitab klasik Ta’līm al-Muta’allim menghadapi tantangan di era digital antara versi manusia dan Artificial Intelligence (AI), mengingat studi komparatif langsung antara terjemahan manusia dan AI pada Kitab Kuning masih sangat jarang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keakuratan antara terjemah hasil Grok AI dan Mohammad Hamim Khudori, serta mengetahui perbedaan, persamaan, kelebihan, dan kekurangannya. Penelitian ini membahas kualitas terjemahan kitab Ta’līm al-Muta’allim Ṭarīq at-Ta’allum karya Syekh al-Zarnuji dalam studi komparatif antara penerjemah manusia (Mohammad Hamim Hudlori) dan kecerdasan buatan (Grok AI), dengan fokus pada kualitas keakuratan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif komparatif yang berbasis pada analysis content. Penerjemah manusia unggul dalam menjaga nilai moral, konteks turats, dan kesetiaan spiritual, tapi rawan bias konotasi, kesalahan teknis, dan kaku dalam metafora. Sementara itu, Grok AI kuat dalam struktur global dan gaya modern yang komunikatif, namun kurang praktis karena terjebak pada estetika balagah dan kemiripan kata, sehingga hasilnya formal tapi kehilangan ruh maqashid. Selain itu, keduanya sering sama-sama keliru dalam menerjemahkan istilah syariat akibat asosiasi literal misalnya al-maktubah diartikan sebagai “menulis” daripada “shalat lima waktu” sesuai urf fuqaha. Jadi, penerjemahan teks klasik Islam sebaiknya tidak hanya mengandalkan salah satu, melainkan memadukan intuisi teologis manusia dengan efisiensi teknologi AI.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 13 EDUCATION (Pendidikan) > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah > Jurusan Pendidikan Bahasa Arab |
| Depositing User: | YUNJIB NAILAL HIKAM |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 08:06 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 08:06 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/22910 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
