Mubarok, Akbar (2026) Faktor-Faktor Penyebab Dominasi Perkara Cerai Gugat Dibanding Cerai Talak di Pengadilan Agama Kota Kediri. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri.
|
Text
22301001_PraBAB.pdf Download (514kB) |
|
|
Text
22301001_BAB 1.pdf Download (335kB) |
|
|
Text
22301001_BAB 2.pdf Download (463kB) |
|
|
Text
22301001_BAB 3.pdf Download (297kB) |
|
|
Text
22301001_BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (409kB) |
|
|
Text
22301001_BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (273kB) |
|
|
Text
22301001_BAB 6.pdf Download (167kB) |
|
|
Text
22301001_Daftar Pustaka.pdf Download (218kB) |
|
|
Text
22301001_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (863kB) |
|
|
Text
22301001_Pernyataan Upload.pdf Restricted to Repository staff only Download (257kB) |
Abstract
Akbar Mubarok, Dosen Pembimbing: Muhammad Fajar Sidiq Widodo, S.H., M.H. dan Sidanatul Janah, S.HI., M.H. Faktor-Faktor Penyebab Dominasi Perkara Cerai Gugat Dibanding Cerai Talak di Pengadilan Agama Kota Kediri, Skripsi. Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri, 2026. Kata Kunci: Cerai Gugat, Cerai Talak, Perceraian, Kesadaran Hukum, Pengadilan Agama. Perceraian merupakan salah satu bentuk putusnya perkawinan yang diatur dalam hukum Islam dan hukum positif di Indonesia. Dalam praktiknya, perkara cerai gugat di Pengadilan Agama Kota Kediri memiliki jumlah yang jauh lebih tinggi dibanding cerai talak. Kondisi tersebut menunjukkan adanya ketimpangan antara hak talak yang secara normatif berada pada pihak suami dengan realitas sosial yang justru memperlihatkan dominasi pihak istri dalam mengajukan perceraian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan jumlah perkara cerai gugat dan cerai talak serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan dominasi cerai gugat di Pengadilan Agama Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian empiris dengan pendekatan socio-legal. Sumber data diperoleh dari data perceraian Pengadilan Agama Kota Kediri, putusan pengadilan, wawancara dengan hakim, advokat, dan petugas Posbakum, serta dokumentasi pendukung lainnya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menghubungkan temuan lapangan dengan ketentuan hukum dan teori kesadaran hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkara cerai gugat di Pengadilan Agama Kota Kediri jauh lebih dominan dibanding cerai talak. Faktor utama penyebab dominasi tersebut adalah persoalan ekonomi rumah tangga berupa tidak terpenuhinya nafkah yang juga disertai dengan perselisihan dan pertengkaran terus-menerus, perselingkuhan, kekerasan dalam rumah tangga, serta rendahnya tanggung jawab suami terhadap keluarga. Selain itu, kondisi sosial masyarakat menempatkan istri sebagai pihak yang paling merasakan dampak ketika kebutuhan rumah tangga tidak terpenuhi sehingga lebih terdorong untuk mengajukan perceraian. Penelitian ini juga menemukan bahwa sebagian besar perkara cerai gugat diputus secara verstek karena tergugat tidak hadir dalam persidangan, serta upaya mediasi sering kali tidak berhasil karena penggugat telah memiliki keinginan yang kuat untuk bercerai. Ditinjau dari teori kesadaran hukum menurut Soerjono Soekanto, dominasi perkara cerai gugat menunjukkan adanya pola perilaku hukum pada pihak istri dalam memanfaatkan mekanisme cerai gugat sebagai sarana penyelesaian konflik rumah tangga dan memperoleh perlindungan hukum atas hak-haknya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180128 Islamic Family Law > 18012807 Talaq, Khulu'(Divorce) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Ahwal Al-Syakhsiyah - Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | AKBAR MUBAROK |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 02:25 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 02:25 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/22774 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
