PERTIMBANGAN HAKIM DALAM GUGATAN PENCABUTAN HAK PERWALIAN TINJAUAN MAQĀṢID AL-SYARĪ‘AH (Studi Putusan Nomor Perkara 574/Pdt.G/2024/PA.Kdr)

Hidayati, Ainin Choory (2026) PERTIMBANGAN HAKIM DALAM GUGATAN PENCABUTAN HAK PERWALIAN TINJAUAN MAQĀṢID AL-SYARĪ‘AH (Studi Putusan Nomor Perkara 574/Pdt.G/2024/PA.Kdr). Undergraduate (S1) thesis, UIN SYEKH WASIL KEDIRI.

[img] Text
22301073_prabab.pdf

Download (821kB)
[img] Text
22301073_bab 1.pdf

Download (416kB)
[img] Text
22301073_bab 2.pdf

Download (268kB)
[img] Text
22301073_bab 3.pdf

Download (215kB)
[img] Text
22301073_bab 4.pdf

Download (82kB)
[img] Text
22301073_daftarpustaka.pdf

Download (191kB)
[img] Text
22301073_lampiran.pdf

Download (1MB)
[img] Text
22301073_lembarpernyataanpersetujuanpublikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (358kB)

Abstract

Ainin Choory Hidayati. Dosen pembimbing: Mochammad Agus Rachmatulloh, M.H.dan Zakiyatus Soimah, M.HI. Pertimbangan Hakim Dalam Gugatan Pencabutan Hak Perwalian Tinjauan Maqāṣid Al-syarī‘ah (Studi Putusan Nomor Perkara 574/Pdt.G/2024/PA.Kdr). Skripsi. Progam Studi Hukum Keluarga Islam. Fakultas Syariah. Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri. 2026Kata Kunci: Pertimbangan Hakim, Perwalian, Maqashid SyariahMajelis hakim mengabulkan sebagian atas gugatan dengan menetapkan ibu sebagai wali anak, dan menolak sebagian gugatan alih-alih menjatuhkan putusan NO untuk melanjutkan perkara Kondisi tersebut menjadikan ambiguitas dalam pertimbangan hakim. Pada prosedur hukum kibat percampuran kompetensi antara perkara bersifat sengketa dan kepentingan sepihak, yang mana pengajuan "Gugatan Pencabutan Perwalian" oleh Penggugat terhadap Tergugat yang secara faktual tidak pernah memiliki status wali sah, sehingga Putusan Pengadilan Agama Kota Kediri Nomor Perkara 574/Pdt.G/2024/PA.Kdr terjadi cacat formil berupa salah objek (error in objecto). Dalam menetapkan ibu kandung sebagai wali anak, yang mana putusan perwalian berdasarkan pertimbangan kemampuan fisik, ekonomi, dan kemaslahatan anak. Hakim menerapkan nilai hukum progresif untuk memberikan kepastian hukum bagi anak di bawah umur dalam melakukan perbuatan hukum, khususnya terkait pengelolaan harta waris yang ditinggalkan oleh ayah kandungnya. Secara yuridis, putusan ini menegaskan bahwa perlindungan hak asasi dan masa depan anak harus menjadi prioritas utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hakim dalam putusan tersebut serta mengkaji pertimbangannya dalam perspektif maqāṣid al-syarī‘ah.Penelitian ini merupakan jenis penelitian normatif, dengan menggunakan pendekatan kasus yang bersumber dari bahan literatur yang berkaitan langsung dengan permasalahan pertimbangan hakim dalam gugatan pencabutan hak perwalian dan keterangan hakim, Teknik pengumpulan yang digunakan yakni inventarisasi, identifikasi, klasifikasi dan sistematisasi. Sedangkan Teknik analisis yang digunakan adalah analisis preskriptif dengan tujuan tidak hanya menguraikan dan memaparkan semata namun memberikan rekomendasi terhadap permasalahan hukum yang diteliti. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara formil terjadi kekeliruan prosedur hukum karena hakim tidak menjatuhkan putusan NO atas gugatan yang salah objek, namun secara substantif hakim berijtihad mengutamakan kemanfaatan, kepentingan terbaik dan menghindari kemudharatan bagi anak, mengesampingkan formalitas administratif yang kaku dengan menetapkan ibu sebagai wali anak atas bukti-buktinyahal ini sesuai dengan prinsip maqashid syariah

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180121 Legal Practice, Lawyering and the Legal Profession (Praktek Hukum, Pengacara dan Profesi Hukum)
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Ahwal Al-Syakhsiyah - Hukum Keluarga Islam
Depositing User: AININ CHOORY HIDAYATI
Date Deposited: 25 Jun 2026 03:28
Last Modified: 25 Jun 2026 03:28
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/22685

Actions (login required)

View Item View Item