Rasyid, Harun Al (2026) Ujaran Kebencian Dalam Komunikasi (Studi Hadis Tematik). Undergraduate (S1) thesis, UIN SYEKH WASIL KEDIRI.
|
Text
21106017_prabab.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
21106017_bab1.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
21106017_bab2.pdf Download (708kB) |
|
|
Text
21106017_bab3.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
21106017_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (534kB) | Request a copy |
|
|
Text
21106017_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (531kB) | Request a copy |
|
|
Text
21106017_daftarpustaka.pdf Download (575kB) |
|
|
Text
21106017_daftarriwayathidup.pdf Restricted to Repository staff only Download (459kB) | Request a copy |
|
|
Text
21106017_PernyataanUploadKaryaIlmiah.pdf Restricted to Repository staff only Download (268kB) | Request a copy |
Abstract
Perkembangan teknologi informasi, khususnya media digital, telah membawa perubahan besar dalam pola komunikasi masyarakat. Namun, kemudahan berkomunikasi tersebut juga memunculkan berbagai permasalahan, salah satunya adalah maraknya ujaran kebencian yang berpotensi merusak keharmonisan sosial. Dalam perspektif Islam, komunikasi tidak hanya dipandang sebagai sarana penyampaian pesan, tetapi juga memiliki dimensi etis yang berlandaskan al-Qur’an dan hadis Rasulullah SAW. Oleh karena itu, kajian terhadap hadis-hadis yang berkaitan dengan ujaran kebencian menjadi penting untuk memberikan pedoman etika komunikasi bagi umat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas hadis tentang ujaran kebencian dalam komunikasi serta memahami makna dan implikasi hadis-hadis tersebut bagi umat Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) menggunakan metode hadis tematik (mawḍū‘ī). Data primer bersumber dari kitab-kitab hadis, khususnya kutub al-sittah, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan literatur lain yang relevan. Analisis data dilakukan melalui takhrīj hadis serta analisis sanad dan matan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis-hadis yang membahas larangan mencaci dan melaknat memiliki kualitas ḥasan ahad gharib, sedangkan hadis tentang larangan berprasangka buruk dan saling membenci,memiliki kualitas ṣaḥīḥ ahad masyhur. Pemahaman hadis-hadis tersebut menegaskan bahwa ujaran kebencian merupakan perbuatan yang dilarang dalam Islam karena bertentangan dengan nilai keimanan dan berpotensi merusak hubungan sosial. Oleh karena itu, hadis-hadis tentang ujaran kebencian memberikan landasan normatif bagi umat Islam dalam membangun komunikasi yang etis, santun, dan bertanggung jawab, khususnya di era digital.u
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE (Ilmu Bahasa, Komunikasi dan Budaya) > 2001 Communication and Media Studies > 200105 Organisational, Interpersonal and Intercultural Communication 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES (Filosofi dan Studi Agama) > 2204 Religion and Religious Studies (Agama dan Studi Agama) > 220405 Religion and Society |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Jurusan Ilmu Hadits |
| Depositing User: | HARUN AL RASYID |
| Date Deposited: | 15 Jun 2026 06:17 |
| Last Modified: | 15 Jun 2026 06:17 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/22483 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
