Saleh, Akhmad Hasan (2026) REKONSTRUKSI EPISTEMOLOGIS ILMU TASAWUF DAN PSIKOTERAPI (Analisis Terhadap Body of Knowladge Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi pada PTKI di Indonesia). Doctoral (S3) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.
|
Text
Cover Disertasi Akhmad Hasan Saleh.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (692kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (185kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (642kB) |
|
|
Text
Referensi.pdf Download (347kB) |
|
|
Text
Pernyataan_Upload.pdf Restricted to Repository staff only Download (462kB) |
Abstract
Latar belakang penelitian ini adalah belum adanya standar akademik yang sistematis dalam integrasi tasawuf sebagai basis epistemologi dengan psikoterapi sebagai praktik ilmiah, sehingga memunculkan dualisme antara pendekatan normatif-spiritual dan sekuler-empiris. Maka penelitian ini bertujuan merekonstruksi Body of Knowledge (BoK) Tasawuf dan Psikoterapi pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi multi-kasus pada sejumlah PTKI yang telah mengembangkan program studi terkait tasawuf dan psikoterapi. Data diperoleh melalui analisis dokumen kurikulum, wawancara dengan dosen dan pengelola program studi, serta observasi akademik. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teori integrasi-interkoneksi (Amin Abdullah), pluralisme epistemologi (Feyerabend), transpersonal psychology (Maslow & Wilber), neuroscience of religion (Newberg), serta kritik dekolonisasi ilmu pengetahuan (Syed Husein Nasr). Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, BoK Tasawuf dan Psikoterapi di PTKI terdiri dari empat domain utama: tasawuf, teori insan dan nafs, sufi healing/psikoterapi, dan ilmu sosial-humaniora. Kedua, epistemologi BoK masih didominasi pendekatan bayani dan irfani, dengan kelemahan pada aspek burhani-empiris. Validasi pengetahuan belum berbasis evidence-based research, dan integrasi dengan psikologi transpersonal serta neurosains masih parsial. Ketiga, rekonstruksi BoK yang bersifat interkonektif, transdisipliner, melalui: (1) perumusan relasi hierarkis Profil Lulusan–CPL–BoK–Cabang Ilmu–Mata Kuliah, (2) struktur BoK yang sistematis (fundamental–metodologis–aplikatif), (3) keseimbangan teori–praktik, (4) validasi akademik berbasis riset ilmiah, serta (5) integrasi epistemologi yang menolak dikotomi normatif-sekuler. Kontribusi teoritik disertasi ini adalah menghadirkan konstruksi peta BoK eksisting, dekonstruksi kelemahan epistemologis, dan rekonstruksi BoK integratif dengan merujuk teori klasik (al-Ghazali, al-Baghdadi), modern (Popper, Kuhn, Sardar), kontemporer (Amin Abdullah, Kuntowijoyo), transpersonal–neurosains (Maslow, Wilber, Newberg), serta dekolonisasi ilmu – Islamisasi ilmu pengetahuan (SMN Alatas). Penelitian ini menawarkan disiplin baru yaitu Psikoterapi Sufistik sebagai paradigma otentik, transdisipliner, dan berbasis validasi ilmiah, yang berkontribusi pada dekolonisasi ilmu pengetahuan sekaligus penguatan epistemologi Islam dalam konteks global.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Doctoral (S3)) |
|---|---|
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES (Filosofi dan Studi Agama) > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Studi Doktor Studi Islam |
| Depositing User: | Hasol Hasol |
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 01:20 |
| Last Modified: | 17 Jun 2026 01:20 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/22441 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
