Konsep Ḥalālan Ṭayyiban Perspektif Tafsir Maqāṣidī : Analisis Pemikiran Ibnu ‘Āsyūr

Maslahah, Winda Mir'atul (2025) Konsep Ḥalālan Ṭayyiban Perspektif Tafsir Maqāṣidī : Analisis Pemikiran Ibnu ‘Āsyūr. Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.

[img] Text
21102094-prabab.pdf

Download (684kB)
[img] Text
21102094_pernyataanupload.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (408kB)
[img] Text
21102094-bab1.pdf

Download (528kB)
[img] Text
21102094-bab2.pdf

Download (613kB)
[img] Text
21102094-bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (552kB)
[img] Text
21102094-bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (420kB)
[img] Text
21102094_bab5.pdf

Download (370kB)
[img] Text
21102094_daftarpustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (356kB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep Ḥalālan Ṭayyiban dalam al-Qur’an melalui pendekatan tafsir Maqāṣidī, dengan fokus pada penafsiran Ibnu ‘Āsyūr dalam karya monumentalnya yakni kitab tafsir al-Taḥrīr wa al-Tanwīr. Adapun istilah Ḥalālan Ṭayyiban merupakan ungkapan yang memuat dimensi hukum dan etika dalam konsumsi makanan, dan disebut dalam beberapa ayat al-Qur’an seperti Qs. al-Baqarah [2: 168], Qs. al-Māidah [5: 88], Qs. al-Anfal [8: 69], Qs. al-Naḥl [16: 114]. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana Ibnu ‘Asyur mempresentasikan prinsi-prinsip maqāṣid dalam menafsirkan ayat-ayat tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif kepustakaan (library research) dengan metode tafsir tematik (mauḍū’ī) dan pendekatan maqāṣidī sebagaimana yang dikembangkan Ibnu‘Āsyūr. Adapun data primer yang digunakan ialah tafsir al-Taḥrīr wa al-Tanwīr, sementara data sekunder mencakup literatur tentang tafsir maqāṣidī, kitab-kitab tafsir, serta kajian-kajian kontemporer mengenai ḥalal dan ṭayyib. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibnu ‘Āsyūr tidak hanya menjelaskan makna literal ayat, melainkan juga menekankan aspek tujuan syariat seperti hifẓ al-dīn, hifẓ al-nafs, hifẓ al-māl, hifẓ al-‘aql, hifẓ al-nasl. Menurutnya, ḥalal berkaitan dengan keabsahan hukum syar’i, sedangkan ṭayyib mencakup kualitas zat, kebermanfaatan, kesesuaian dengan fitrah manusia. Penelitian ini menegaskan analisis pemikiran Ibnu ‘Āsyūr mengenai konsep ḥalālan Ṭayyiban perspekrif tafsir maqāidṣī bersifat sangat multidimensional serta sangat relavan dengan problematika kontemporer, seperti isu keamanan pangan, konsumsi berkelanjutan, gaya hidup sehat, tantangan globalisasi dan industri pangan modern, hingga pembangunan ekonomi syariah. Dengan demikian, penafsiran Ibnu ‘Āsyūr melalui pendekatan maqāṣidī memberikan kontribusi penting bagi pemahaman yang lebih utuh terhadap ayat-ayat makanan dalam al-Qur’an serta praktik kehidupan modern yang selaras dengan nilai-nilai syariat Islam.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES (Filosofi dan Studi Agama) > 2204 Religion and Religious Studies (Agama dan Studi Agama) > 220403 Islamic Studies (Studi Islam) > 22040303 Al-Qur'an and Related Science (Al-Qur’an dan Ilmu yang Berkaitan) > 2204030305 Tafsir Al-Qur’an
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Jurusan Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Program Pascasarjana > Program Studi Magister Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: WINDA MIR`ATUL MASLAHAH
Date Deposited: 12 May 2026 04:16
Last Modified: 12 May 2026 04:16
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/21807

Actions (login required)

View Item View Item