Handini, Riska Aprilia (2025) ETIKA KOMUNIKASI QUR’ANI DALAM PERSPEKTIF TAFSIR AL-MIṢBĀḤ DAN TAFSIR AL-MUNĪR: Analisis Komparatif terhadap Penafsiran Prinsip-Prinsip Etika Komunikasi. Undergraduate (S1) thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYEKH WASIL KEDIRI.
|
Text
21102059_prabab.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
21102059_bab1.pdf Download (483kB) |
|
|
Text
21102059_bab2.pdf Download (417kB) |
|
|
Text
21102059_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (683kB) |
|
|
Text
21102059_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (336kB) |
|
|
Text
21102059_bab5.pdf Download (206kB) |
|
|
Text
21102059_daftarpustaka.pdf Download (154kB) |
|
|
Text
21102059_lampiran.pdf Download (151kB) |
|
|
Text
21102059_lembarpernyataanpersetujuanpublikasi.pdf Restricted to Repository staff only Download (181kB) |
Abstract
RISKA APRILIA HANDINI, Dosen Pembimbing Dr. Ahmad Subakir, M.Ag dan Yuliana Desi Rahmawati, S.Th.I, M.Ag. Etika Komunikasi Qur’ani Dalam Perspektif Tafsir Al-Miṣbāḥ Dan Tafsir Al-Munīr: Analisis Komparatif terhadap Penafsiran Prinsip-prinsip Etika Komunikasi, Skripsi, Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri, 2025. Kata Kunci: Etika komunikasi, Prinsip-prinsip Etika Komunikasi, Tafsir al-Munir, Tafsir al-Misbah Penelitian ini menyoroti pentingnya etika komunikasi dalam kehidupan sosial, terutama di era digital saat ini yang penyebaran informasi yang tidak selalu akurat dan etis. Berdasarkan ayat-ayat Qur’ani komunikasi yang baik dan benar menjadi landasan penting dalam membangun masyarakat yang berakhlak dan bertanggung jawab. Dengan menganalisis penafsiran Wahbah al-Zuḥaylī dalam Tafsir Al-Munir dan M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah, penelitian ini menyimpulkan bahwa etika komunikasi yang Islami menekankan pada kejujuran, kehati-hatian, dan tanggung jawab sosial dalam menyampaikan informasi. Penelitian ini menggunakan teori etika komunikasi Islam yang berpijak pada konsep qawl yang menekankan pentingnya akhlak dan niat dalam setiap bentuk komunikasi. Dalam Islam, prinsip-prinsip komunikasi seperti kejujuran, keadilan, akurasi, tanggung jawab, dan kritik yang membangun menjadi rambu-rambu etika yang harus dijunjung tinggi. Selain itu, pendekatan tafsir tematik dan tahlili, deskriptif-komparatif digunakan untuk membedah makna ayat-ayat Qur’ani tentang etika komunikasi melalui dua sudut pandang tafsir yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir Al-Munir karya Wahbah al-Zuḥaylī lebih menekankan dimensi hukum dan normatif dalam komunikasi, sementara Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab lebih kontekstual dan relevan dengan kehidupan sosial modern, termasuk penggunaan media sosial. Kedua tafsir memiliki kesamaan dalam menekankan pentingnya berkata benar (qaulan sadida) sebagai inti dari komunikasi yang etis. Namun, Tafsir Al-Misbah dinilai lebih aplikatif dalam menghadapi tantangan komunikasi digital masa kini, sehingga dapat dijadikan acuan oleh masyarakat Muslim dalam menjaga etika komunikasi di era informasi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE (Ilmu Bahasa, Komunikasi dan Budaya) > 2099 Other Language, Communication and Culture > 209999 Language, Communication and Culture not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Jurusan Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | RISKA APRILIA HANDINI |
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 01:43 |
| Last Modified: | 03 Aug 2026 01:43 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/21769 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
