Abdillah, Adam (2025) STRATIFIKASI SOSIAL PETANI TEBU DI DESA TALES KECAMATAN NGADILUWIH KABUPATEN KEDIRI. Undergraduate (S1) thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYEKH WASIL KEDIRI.
|
Text
21105003_prabab.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
21105003_lembarpernyataanpersetujuanpublikasi.pdf Restricted to Repository staff only Download (205kB) |
|
|
Text
21105003_bab1.pdf Download (365kB) |
|
|
Text
21105003_bab2.pdf Download (357kB) |
|
|
Text
21105003_bab3.pdf Download (341kB) |
|
|
Text
21105003_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (428kB) |
|
|
Text
21105003_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (336kB) |
|
|
Text
21105003_bab6.pdf Download (271kB) |
|
|
Text
21105003_daftarpustaka.pdf Download (306kB) |
|
|
Text
21105003_lampiran.pdf Download (938kB) |
Abstract
ADAM ABDILLAH, Dosen Pembimbing Drs. Muhammad Qomarul Huda,Fil.l dan Dr. Asyahabuddin, M.A., Stratifikasi Sosial Petani Tebu Di Desa Tales Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri, Skripsi, Program Studi Sosiologi Agama, Fakultas Ushuluddin Dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri, 2025 Kata Kunci: Stratifikasi Sosial, Petani Tebu, Relasi Sosial. Kajian mengenai stratifikasi sosial petani tebu di Desa Tales, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, berupaya menelaah struktur pelapisan sosial yang terbentuk di lingkungan agraris tradisional yang terhubung dengan sistem industri gula. Fokus pembahasan mencakup dua aspek utama, yaitu pertama, bentuk dan pola stratifikasi sosial yang muncul di kalangan petani tebu; dan kedua, bagaimana sistem pelapisan tersebut memengaruhi relasi sosial, interaksi antar individu, serta keseimbangan kehidupan sosial desa secara menyeluruh. Struktur sosial di Desa Tales menunjukkan adanya pembagian lapisan sosial yang didasarkan pada kepemilikan lahan, akses terhadap modal, dan kedekatan relasional dengan pihak pabrik gula maupun tengkulak. Secara normatif, para petani memandang diri mereka setara karena bekerja dalam sektor yang sama, namun secara empiris terdapat hierarki sosial yang cukup jelas antara petani pemilik lahan besar, petani penggarap, dan buruh tani. Analisis ini menggunakan perspektif fungsionalisme struktural dari Kingsley Davis dan Wilbert Moore, yang memandang bahwa stratifikasi sosial merupakan mekanisme yang memiliki fungsi positif bagi keteraturan sosial. Setiap posisi sosial dianggap memiliki peran tertentu yang mendukung stabilitas sistem sosial secara keseluruhan. Dalam konteks masyarakat petani tebu di Desa Tales, lapisan sosial yang terbentuk berfungsi menjaga keteraturan dalam distribusi kerja dan produksi tebu, sekaligus memperkuat struktur sosial yang mendasari kehidupan ekonomi pedesaan. Meskipun demikian, sistem ini juga melahirkan kesenjangan status dan perbedaan akses terhadap sumber daya, yang secara tidak langsung membentuk pola relasi sosial yang asimetris namun tetap terjaga keseimbangannya dalam tatanan sosial desa.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY (Studi Kemasyarakatan, incl : sosiologi) > 1608 Sociology > 160804 Rural Sociology |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Jurusan Sosiologi Agama |
| Depositing User: | ADAM ABDILLAH |
| Date Deposited: | 08 May 2026 02:28 |
| Last Modified: | 08 May 2026 02:28 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/21746 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
