REAKSI PASAR MODAL TERHADAP TERBITNYA FATWA MUI NOMOR 83 TAHUN 2023(Event Study pada Perusahaan yang Terdaftar di IDX30 Bursa Efek Indonesia)

Afiana, Riska Nur (2026) REAKSI PASAR MODAL TERHADAP TERBITNYA FATWA MUI NOMOR 83 TAHUN 2023(Event Study pada Perusahaan yang Terdaftar di IDX30 Bursa Efek Indonesia). Undergraduate (S1) thesis, UIN SYEKH WASIL KEDIRI.

[img] Text
21403123_prabab.pdf

Download (4MB)
[img] Text
21403123_bab1.pdf

Download (2MB)
[img] Text
21403123_bab2.pdf

Download (2MB)
[img] Text
21403123_bab3.pdf

Download (2MB)
[img] Text
21403123_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
21403123_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
21403123_bab6.pdf

Download (2MB)
[img] Text
21403123_daftarpustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

RISKA NUR AFIANA, Dosen Pembimbing Nilna Fauza, M.HI., dan Yopi Yudha Utama, S.E., M.S.A., Reaksi Pasar Modal Indonesia Terhadap Terbitnya Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 (Event Study pada Perusahaan yang Terdaftar di IDX30 Bursa Efek Indonesia), Skripsi, Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Kediri, 2025. Kata Kunci: Reaksi Pasar, Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023, Abnormal Return, Trading Volume Activity, IDX30 Pasar modal merupakan bagian penting dari sistem keuangan yang responsif terhadap berbagai informasi, termasuk non-ekonomi seperti fatwa keagamaan. Pada 8 November 2023, MUI mengeluarkan Fatwa Nomor 83 Tahun 2023 tentang dukungan terhadap Palestina yang menyerukan boikot produk pendukung agresi Israel. Fatwa ini diperkirakan memengaruhi keputusan investasi di pasar modal. Efisiensi pasar tercermin dari kemampuannya merespons informasi melalui perubahan abnormal return dan volume perdagangan saham. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat reaksi pasar modal Indonesia terhadap terbitnya fatwa tersebut, dengan menggunakan pendekatan event study pada perusahaan yang tergabung dalam indeks IDX30. Reaksi pasar diukur melalui dua indikator utama, yaitu Average Abnormal Return (AAR) dan Average Trading Volume Activity (ATVA), dalam periode event window selama 15 hari bursa (7 hari sebelum, saat, dan 7 hari sesudah peristiwa). Metode analisis yang digunakan meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, serta uji beda menggunakan Paired Sample T-Test. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan pada AAR sebelum, saat, dan sesudah fatwa, dengan nilai signifikansi sebesar 0,277 (p > 0,05). Sementara itu, hasil uji terhadap TVA menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan, dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 (p < 0,05), serta nilai t negatif yang menunjukkan adanya penurunan volume perdagangan setelah fatwa diterbitkan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pasar tidak menunjukkan reaksi signifikan dalam bentuk abnormal return, namun terdapat reaksi signifikan dalam bentuk penurunan aktivitas volume perdagangan setelah pengumuman fatwa tersebut. Ini mengindikasikan bahwa Fatwa MUI Nomor 83 tahun 2023 tidak mempengaruhi return saham, namun berdampak pada penurunan aktivitas perdagangan.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 15 COMMERCE, MANAGEMENT, TOURISM AND SERVICES (inc : Akuntansi, Perbankan, Manajemen, Pemasaran, Pariwisata, dll) > 1502 Banking, Finance and Investment, Financial Institution > 150201 Finance
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Jurusan Manajemen Bisnis Syariah
Depositing User: RISKA NUR AFIANA
Date Deposited: 04 May 2026 03:21
Last Modified: 04 May 2026 03:21
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/21692

Actions (login required)

View Item View Item