Tradisi Hitungan "Sururun Wahuznun" Dalam Memilih Pasangan Tinjauan Maslahah Mursalah (Studi Kasus pada Alumni Pondok Pesantren Walisongo di Desa Rejoslamet Mojowarno Jombang)

Assyrorrudin, Mochamad (2024) Tradisi Hitungan "Sururun Wahuznun" Dalam Memilih Pasangan Tinjauan Maslahah Mursalah (Studi Kasus pada Alumni Pondok Pesantren Walisongo di Desa Rejoslamet Mojowarno Jombang). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Kediri.

[img] Text
931106719_prabab.pdf

Download (3MB)
[img] Text
931106719_bab1.pdf

Download (1MB)
[img] Text
931106719_bab2.pdf

Download (3MB)
[img] Text
931106719_bab3.pdf

Download (1MB)
[img] Text
931106719_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
931106719_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text
931106719_bab6.pdf

Download (413kB)
[img] Text
931106719_daftarpustaka.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Surat Peryataan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (644kB)

Abstract

Assyrorrudin, Mochamad, Pembimbing Dr. Muhammad Sholikhudin., M.H.I, dan Afifah Mayaningsih, S.pd., M.H: Tradisi Hitungan "Sururun Wahuznun" Dalam Memilih Pasangan Tinjauan Maslahah Mursalah(Studi Kasus pada Alumni Pondok Pesantren Walisongo di Desa Rejoslamet Mojowarno Jombang), Skripsi, Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah IAIN Kediri, (2024).Kata Kunci: Tradisi, "Sururun Wahuznun", Maslahah Mursalah. Tradisi adalah suatu kebiasaan yang teraplikasikan secara terus-menerus dengan berbagai simbol dan aturan yang berlaku pada sebuah komunitas. Awal mula daci sebuah tradisi adalah ritual-ritual individu kemudian disepakati oleh beberapa kalangan dan akhirnya diaplikasikan secara bersama-sama dan bahkan tak jarang tradisi-tradisi itu berakhir menjadi sebuah ajaran yang jika ditinggalkan akan medatangkan bahaya Fenomena yang muncul di Desa Rejoslamet yakni, terdapat Alumni Pondok Pesantren Walisongo yang menggunakan tradisi "Sururun Wahuznun" memilih pasangan sebelum menikah. Hal ini merupakan suatu ikhtiar dalam memilih pasangan sebelum seseorang menikah Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui praktik hitungan "Sururun Wahuznun" dalam memilih pasangan dan untuk mengetahui hitungan "sururun wahuznun" dalam tinjauan maslahah mursalah. Adapun jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, sementara metode pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan melalui tiga tahap yaitu, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan Hasil dari penelitian ini ditemukannya praktik hitungan "sururun wahuznun" serta alasan dari para alumni untuk tetap menggunakan tradisi hitungan ini. Tinjauan maslahah mursalah mengenai tradisi hitungan sururun wahuznun yang terjadi di desa Rejoslamet, karena sudah hampir menjadi kebiasaan sebelum alumni pondok pesantren Walisongo memilih pasangan untuk menikah. Salah satu gambaran adalah mereka para alumni adalah masih menngunakan tradisi hitungan "sururun wahuznun" sebelum memilih pasangan, hal itu adalah sebagai bentuk ta'dzim mereka terhadap kiai dan sebagai bentuk ikhtiar mereka dalam memilih pasangan sebelum menikah

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180113 Family Law (incl. Islamic Family Law, Munakahat)
18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180119 Law and Society (Hukum dan Masyarakat)
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Ahwal Al-Syakhsiyah - Hukum Keluarga Islam
Depositing User: MOCHAMAD ASSYRORRUDIN
Date Deposited: 22 Apr 2026 04:03
Last Modified: 22 Apr 2026 04:03
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/21461

Actions (login required)

View Item View Item