WIBOWO, INTAN BELA PERTIWI (2024) KONTRUKSI MASYARAKAT DALAM MEMELIHARA TRADISI WETONAN TERHADAP PEMILIHAN PEKERJAAN DI DESA WARUJAYENG, NGANJUK. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Kediri.
|
Text
20105033_prabab.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
20105033_bab1.pdf Download (291kB) |
|
|
Text
20105033_bab2.pdf Download (379kB) |
|
|
Text
20105033_bab3.pdf Download (262kB) |
|
|
Text
20105033_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (753kB) |
|
|
Text
20105033_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (323kB) |
|
|
Text
20105033_bab6.pdf Download (245kB) |
|
|
Text
20105033_daftarpustaka.pdf Download (253kB) |
|
|
Text
20105033_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
20105033_lembarpernyataanpersetujuanpublikasi.pdf Download (194kB) |
Abstract
Wibowo, Intan Bela Pertiwi, Dosen Pembimbing Jati Pamungkas, M.A dan Qoidatul Marhumah M.Th.I KONTRUKSI MASYARAKAT DALAM MEMELIHARA TRADISI WETONAN TERHADAP PEMILIHAN PEKERJAAN DI DESA WARUJAYENG, NGANJUK Skripsi, Program Studi Sosiologi Agama, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, IAIN Kediri,2024. Kata Kunci: Kontruksi, wetonan, profesi Tradisi wetonan merupakan salah satu bentuk perayaan individu mengenai hari lahir seseorang berdasarkan dengan sistem penanggalan Jawa. Tradisi tersebut menganut sistem kepercayaan masyarakat terhadap bentuk-bentuk warisan yang sudah ada sejak zaman nenek moyang. Dalam masyarakat warujayeng masih mempercayai dan memegang teguh tradisi wetonan. Masyarakat Warujayeng sendiri mempercayai bentuk dari adanya tradisi ini sebagai salah satu patokan dalam kecocokan terhadap profesi. Maka, fenomena ini menarik untuk dijelaskan bagaimana proses kontruksi dalam pemeliharaan tradisi wetonan pada masyarakat Warujayeng di tengah era globalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi, pendekatan fenomenologi untuk menjelaskan pengalaman individu masyarakat Warujayeng. Adapun subjek penelitian yang sudah ditetapkan yakni masyarakat desa Warujayeng yang masih mempercayai tradisi wetonan. Untuk menjelaskan fenomena ini peneliti menggunakan teori Peter L Berger sebagai pisau analisis dalam fenomena tersebut. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwasanya masyarakat desa Warujayeng masih mengenal bentuk dari keyakinan masyarakat dalam mempercayai tradisi ini dalam kehidupan sehari-hari sebagai patokan dalam memenuhi kebutuhan identitas mereka dalam memelihara tradisi wetonan, yang mana tradisi wetonan ini memiliki makna spiritual bagi masyarakat desa Warujayeng. Hasil dari kepercayaan tersebut diyakini memiliki makna dan karakteristik tersendiri yang bisa mempengaruhi kehidupan seseorang. wetonan ini bagi sebagian masyarakat masih berpengaruh terhadap jalannya profesi, sebab wetonan sendiri mempengaruhi cara pandang individu terutama bagi keluarga yang mempercayai hal tersebut terhadap nasib dan keberuntungan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY (Studi Kemasyarakatan, incl : sosiologi) > 1608 Sociology > 160804 Rural Sociology |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Jurusan Sosiologi Agama |
| Depositing User: | INTAN BELA PERTIWI WIBOWO |
| Date Deposited: | 20 Apr 2026 07:02 |
| Last Modified: | 20 Apr 2026 07:02 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/21407 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
