SAKRALITAS SITUS MAKAM WALI DI PESISIR JAWA (Analisis Varian Pemahaman Para Peziarah Terhadap Makam Syekh Maulana Ishaq)

Fatih, Moh. Khoirul (2025) SAKRALITAS SITUS MAKAM WALI DI PESISIR JAWA (Analisis Varian Pemahaman Para Peziarah Terhadap Makam Syekh Maulana Ishaq). Doctoral (S3) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.

[img] Text
22531014_Prabab.pdf

Download (548kB)
[img] Text
22531014_BAB I.pdf

Download (296kB)
[img] Text
22531014_BAB II.pdf

Download (637kB)
[img] Text
22531014_BAB III.pdf

Download (265kB)
[img] Text
22531014_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
22531014_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (331kB)
[img] Text
22531014_BAB VI.pdf

Download (170kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (202kB)
[img] Text
LAMPIRAN LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
Surat Peryataan.pdf

Download (488kB)

Abstract

Situs makam wali di pesisir Jawa memiliki nilai sakral yang terus berkembang dalam tradisi keagamaan dan kebudayaan masyarakat. Dalam konteks ini, pemahaman para peziarah terhadap sakralitas makam tidak bersifat seragam, melainkan dipengaruhi oleh faktor teologis, sosial, budaya, serta pengalaman spiritual individu. Rumusan masalah penelitian ini adalah (1) Apa motivasi peziarah datang di Makam Syekh Maulana Ishaq di Kemantren Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan, (2) Bagaimana Sakralitas Situs Makam Syekh Maulana Ishaq di Desa Kemantren Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan, (3) Bagaimana Varian Pemahaman Para Peziarah Terhadap Makam Syekh Maulana Ishaq di Desa Kemantren Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan. Penelitian ini mengkaji sakralitas situs makam wali di pesisir Jawa, dengan fokus pada makam Syekh Maulana Ishaq di Desa Kemantren, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan analisis mendalam tentang pemahaman para peziarah terhadap situs makam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi peziarah dengan makam Syekh Maulana Ishaq terungkap melalui “Dialektika Sakral-Profan” yang dinamis dan berkelanjutan. Dalam dialektika ini, makna sakralitas situs tidaklah tetap, melainkan secara aktif dinegosiasikan dan dibentuk oleh pengalaman subjektif serta beragam motivasi peziarah, yang teridentifikasi dalam penelitian ini sebagai Wong Ziaroh (berorientasi ibadah), Wong Nyepi (mencari kontemplasi), dan Wong Rekreasi (mengintegrasikan spiritualitas dan rekreasi). Lebih lanjut, varian pemahaman peziarah, mulai dari yang ritualistik hingga akademik, turut memengaruhi konstruksi makna sakral. Dengan demikian, sakralitas makam tidak lagi dipandang sebagai entitas yang statis dan inheren, melainkan sebagai produk dari interaksi sosial, praktik budaya, dan nilai-nilai yang terus berevolusi di sekitar situs. Pengembangan fasilitas wisata religi di sekitar makam tidak serta-merta mereduksi nilai sakralnya; sebaliknya, dalam kerangka Dialektika Sakral-Profan, pengembangan ini justru berpotensi memperkuat dan memperluas pemahaman serta pengalaman akan kesakralan itu sendiri. Kata Kunci: Sakralitas, Profan, Varian Pemahaman Peziarah, Syekh Maulana IshaqTHE SACREDNESS OF WALI TOMB SITES ON THE JAVA COAST

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Doctoral (S3))
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES (Filosofi dan Studi Agama) > 2204 Religion and Religious Studies (Agama dan Studi Agama) > 220405 Religion and Society
Divisions: Program Pascasarjana > Program Studi Doktor Studi Islam
Depositing User: Muhammad Bahtiar Aman
Date Deposited: 15 Apr 2026 07:17
Last Modified: 15 Apr 2026 07:17
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/21280

Actions (login required)

View Item View Item