Alfa'iq, Moch. Faridho (2025) Peran Tokoh Agama Perempuan dalam Penguatan Moderasi Beragama di Desa Besowo Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri. Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.
|
Text
21101025_prabab.pdf Download (6MB) |
|
|
Text
21101025_suratpernyataanupload.pdf Restricted to Repository staff only Download (172kB) |
|
|
Text
21101025_bab1.pdf Download (369kB) |
|
|
Text
21101025_bab2.pdf Download (381kB) |
|
|
Text
21101025_bab3.pdf Download (287kB) |
|
|
Text
21101025_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (393kB) |
|
|
Text
21101025_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (275kB) |
|
|
Text
21101025_bab6.pdf Download (196kB) |
|
|
Text
21101025_daftar_pustaka.pdf Download (1MB) |
Abstract
Desa Besowo merupakan desa multikultural karena masyarakatnya terdiri dari berbagai pemeluk agama, seperti Islam, Kristen, Hindu, dan aliran kepercayaan Sapta Darma. Keberagaman ini menciptakan tantangan sekaligus peluang dalam menciptakan kehidupan sosial yang rukun dan harmonis. Tokoh agama perempuan di desa ini memiliki peran penting dalam membangun dan menjaga semangat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana peran mereka dalam memperkuat nilai-nilai moderasi beragama dan bagaimana kontribusi nyata mereka di tengah masyarakat multikultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan teori Strukturasi dari Anthony Giddens yang menjelaskan bahwa struktur sosial dibentuk dan dibentuk kembali oleh tindakan manusia yang berulang dalam ruang dan waktu. Selain itu, teori Moderasi Beragama dari Lukman Hakim Saifuddin juga digunakan untuk menganalisis prinsip-prinsip moderasi seperti toleransi, keadilan, keseimbangan, dan musyawarah yang diterapkan oleh tokoh agama perempuan dalam praktik kehidupan sehari-hari di Desa Besowo. Hasil penelitian ini adalah (1) Peran tokoh agama perempuan sebagai pendidik, jembatan komunikasi, dan penggerak kegiatan lintas agama. Mereka menanamkan nilai-nilai moderasi sejak dini kepada keluarga dan masyarakat melalui pendekatan yang lembut dan edukatif. (2) Faktor penghambat peran ini antara lain adalah berupa pandangan keagamaan yang eksklusif dan keterbatasan peran perempuan di ruang publik. (3) Faktor pendukung peran ini antara lain adalah tradisi lokal yang kuat, dukungan keluarga, dan keterbukaan masyarakat, sedangkan hambatannya adalah pandangan eksklusif dan peran gender yang masih terbatas. Secara keseluruhan, peran tokoh agama perempuan di Desa Besowo terbukti menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan kehidupan sosial yang toleran, damai, dan saling menghargai di tengah keberagaman agama.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES (Filosofi dan Studi Agama) > 2204 Religion and Religious Studies (Agama dan Studi Agama) > 220405 Religion and Society 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES (Filosofi dan Studi Agama) > 2204 Religion and Religious Studies (Agama dan Studi Agama) > 220499 Religion and Religious Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Jurusan Studi Agama-agama |
| Depositing User: | MOCH. FARIDHO ALFAIQ |
| Date Deposited: | 15 Apr 2026 02:04 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 02:04 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/21270 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
