Armadianti, Nira Naviga (2026) Peran Women’s Crisis Center Jombang Dalam Advokasi Terhadap Perempuan Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga Menurut Hukum Positif (Studi Analisis Di WCC Jombang). Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.
|
Text
21301040_prabab.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
21301040_bab1.pdf Download (340kB) |
|
|
Text
21301040_bab2.pdf Download (488kB) |
|
|
Text
21301040_bab3.pdf Download (823kB) |
|
|
Text
21301040_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (519kB) |
|
|
Text
21301040_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (224kB) |
|
|
Text
21301040_bab6.pdf Download (287kB) |
|
|
Text
21301040_daftarpustaka.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
21301092_sp.pdf Download (153kB) |
Abstract
Nira Naviga Armadianti. Dosen Pembimbing: Sheila Fakhria, M.H., dan Muthi’ah Hijriyati, M.Th.I.,M.S.I., Peran Women’s Crisis Center Jombang Dalam Advokasi Terhadap Perempuan Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga Menurut Hukum Positif (Studi Analisis di WCC Jombang). Skripsi. Program Studi Hukum Keluarga Islam. Fakultas Syariah. UIN Syekh Wasil Kediri. 2025 Kata Kunci: Women’s Crisis Center, Advokasi, Perempuan, Kekerasan Dalam Rumah Tangga Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan pelanggaran hak asasi manusia dan bertentangan dengan tujuan perkawinan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 jo. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Secara normatif, hukum positif telah menyediakan jaminan perlindungan bagi perempuan korban KDRT, namun dalam praktik masih terdapat kesenjangan antara norma dan realitas penanganan kasus. Di tengah kondisi tersebut, Women’s Crisis Center (WCC) Jombang hadir sebagai lembaga layanan yang berfokus pada advokasi perempuan korban KDRT di Kabupaten Jombang. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi terhadap Direktur, staf pendampingan dan advokasi WCC Jombang, paralegal/komunitas desa dampingan, serta perempuan korban KDRT pengguna layanan, yang didukung dokumentasi peraturan perundang-undangan dan dokumen lembaga. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, peran WCC Jombang dalam advokasi terhadap perempuan korban KDRT bersifat komprehensif, meliputi pendampingan psikologis, hukum litigasi dan nonlitigasi, penyediaan rumah aman, pengorganisasian komunitas dan paralegal, serta advokasi kebijakan lokal. Kedua, dalam perspektif hukum positif, peran tersebut sejalan dengan mandat perlindungan korban dalam UU PKDRT dan instrumen terkait, sekaligus menjadi jembatan antara hak normatif dan akses keadilan. Ketiga, efektivitas advokasi WCC Jombang masih dibatasi oleh budaya patriarki, ketergantungan ekonomi korban, keterbatasan sumber daya lembaga, belum optimalnya implementasi regulasi, serta model pendampingan litigasi yang relatif pasif, sehingga diperlukan penguatan sinergi dengan lembaga bantuan hukum, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180128 Islamic Family Law > 18012801 Nikah (Marriage) 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180199 Law not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Ahwal Al-Syakhsiyah - Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | NIRA NAVIGA ARMADIANTI |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 07:11 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 07:11 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/20596 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
