Interpretasi ayat-ayat qital di era digital (Kajian analisis terhadap interpretasi makna qital dalam alquran oleh Dr.Zakir Naik di youtube)

Nur, Iskandar Mulyono (2024) Interpretasi ayat-ayat qital di era digital (Kajian analisis terhadap interpretasi makna qital dalam alquran oleh Dr.Zakir Naik di youtube). Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.

[img] Text
933806719_Prabab.pdf

Download (2MB)
[img] Text
933806719_bab1.pdf

Download (448kB)
[img] Text
933806719_bab2.pdf

Download (596kB)
[img] Text
933806719_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (405kB)
[img] Text
933806719_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (453kB)
[img] Text
933806719_bab5.pdf

Download (167kB)
[img] Text
933806719_daftarpustaka (1).pdf

Download (143kB)
[img] Text
Pernyataan_Upload.docx
Restricted to Repository staff only

Download (291kB)

Abstract

Penelitian ini berawal dari fenomena Jihad dalam Islam merupakan tema sensitif yang kerap kali disalahpahami. Tidak hanya oleh kaum non muslim, bahkan oleh sebagian umat muslim sendiri. Dunia barat misalnya, menuduh bahwa Islam disebarkan dengan pedang. Mereka memandang Jihad dalam syariat Islam sebagai perang suci dalam rangka memperluas wilayah umat Islam sekaligus mengaplikasikan dakwah qahriyyah. Oleh karena itu, penulis mencoba untuk menggali makna jihad dalam sudut pandang tokoh muslim barat yakni Dr. Zakir Naik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library resech). Di mana peneliti mengkaji berbagai macam sumber tertulis. Penelitian kepustakaan (library research) ialah penelitian yang menggunakan cara untuk mendapatkan data informasi dengan menempatkan fasilitas yang ada di perpustakaan, seperti buku, majalah, dokumen, al-Qur’an, hadis, kitab tafsir maupun dari penelitian terdahulu. Hasil penemuan dari penelitian ini adalah : Zakir Naik memahami bahwa qitāl dalam al-Qur’an maksudnya adalah berperang secara defensif dalam rangka mempertahankan diri, bukan berperang secara offensif. Umat Islam tidak boleh memerangi umat non muslim yang tidak menyerang atau mengganggu umat Islam. Dalam peperangan Islam menetapkan beberapa etika yang harus dijalankan. Tidak boleh berperang secara zalim. Zakir Naik juga memahami bahwa Islam adalah agama yang sangat menjunjung tinggi perdamaian dan menolak segala bentuk kekerasan. Pandangan Zakir Naik ditinjau dari pandangan para mufassir selaras dengan pendapat banyak mufassir baik klasik maupun kontemporer. Akan tetapi terdapat mufassir yang berbeda dengan pendapat Zakir Naik seperti al-Qurthubi yang berpandangan bahwa alasan ( ‘illat ) yang mendasari disyariatkannya qital ialah kekafiran, sehingga diperbolehkan memerangi umat non muslim meskipun mereka tidak mengganggu dan memerangi umat Islam

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES (Filosofi dan Studi Agama) > 2204 Religion and Religious Studies (Agama dan Studi Agama) > 220403 Islamic Studies (Studi Islam) > 22040303 Al-Qur'an and Related Science (Al-Qur’an dan Ilmu yang Berkaitan) > 2204030305 Tafsir Al-Qur’an
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Jurusan Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: ISKANDAR MULYONO NUR
Date Deposited: 21 Jan 2026 06:54
Last Modified: 21 Jan 2026 06:54
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/20566

Actions (login required)

View Item View Item