PENGGUNAAN CRYPTOCURRENCY SEBAGAI MAHAR DALAM TINJAUAN MAQĀṢID AL-SHARĪ‘AH IMAM AL-SHĀṬIBĪ SKRIPSI

Chumaini, Mohammad Ari Pradana (2026) PENGGUNAAN CRYPTOCURRENCY SEBAGAI MAHAR DALAM TINJAUAN MAQĀṢID AL-SHARĪ‘AH IMAM AL-SHĀṬIBĪ SKRIPSI. Undergraduate (S1) thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYEKH WASIL KEDIRI.

[img] Text
22301010_prabab.pdf

Download (850kB)
[img] Text
22301010_bab1.pdf

Download (339kB)
[img] Text
22301010_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (519kB)
[img] Text
22301010_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (419kB)
[img] Text
22301010_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (361kB)
[img] Text
22301010_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (284kB)
[img] Text
22301010_bab6.pdf

Download (252kB)
[img] Text
22301010_daftarpustaka.pdf

Download (205kB)
[img] Text
22301010_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (153kB)
[img] Text
22301010_lembarpernyataanpersetujuanpublikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (604kB)

Abstract

Mohammad Ari Pradana Chumaini. Dosen Pembimbing: Dr. Muhammad Solikhudin, M.HI., dan Muthi’ah Hijriyati, M.Th.I., M.S.I. Penggunaan Cryptocurrency Sebagai Mahar dalam Tinjauan Maqāṣid Al-Sharī‘ah Imam Al-Shāṭibī. Skripsi. Program Studi Hukum Keluarga Islam. Fakultas Syariah. Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri. 2025 Kata Kunci: Mahar, Cryptocurrency, Maqāṣid al-Sharī‘ah, Imam al-Shāṭibī Mahar merupakan kewajiban dalam perkawinan Islam yang bertujuan memuliakan wanita dan menjamin hak kepemilikan harta. Seiring perkembangan teknologi finansial, muncul fenomena penggunaan cryptocurrency sebagai mahar. Fenomena ini menimbulkan isu hukum baru mengingat status cryptocurrency yang fluktuatif dan perdebatan mengenai keabsahannya sebagai māl mutaqawwim (harta bernilai) yang bebas dari unsur gharar (ketidakjelasan). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata cara penggunaan cryptocurrency dalam akad nikah serta menentukan status hukumnya berdasarkan tinjauan Maqāṣid al-Sharī‘ah dalam perspektif Imam al-Shāṭibī, guna memastikan apakah praktik ini sejalan dengan prinsip perlindungan harta (ḥifẓ al-māl) dan keturunan (ḥifẓ al-nasl). Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual (conceptual approach). Sumber data primer meliputi Al-Qur’an, Hadis, kitab al-Muwāfaqāt karya Imam al-Shāṭibī, Kompilasi Hukum Islam, serta regulasi Bappebti. Data sekunder diperoleh dari literatur fikih kontemporer dan jurnal ilmiah terkait. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan (library research) dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode deskriptif-analitis untuk membedah prosedur teknis, dilanjutkan dengan analisis preskriptif menggunakan pisau bedah teori Maqāṣid al-Sharī‘ah (tingkatan ḍarūriyyāt, ḥājiyyāt, dan taḥsīniyyāt). Hasil penelitian ini sebagi berikut: Pertama, secara prosedural, penggunaan cryptocurrency sebagai mahar dilakukan melalui lima tahapan: kesepakatan jenis aset, persiapan teknis (wallet), verifikasi penghulu, ikrar akad dengan simbolisasi replika, dan transfer aset antar-wallet sebagai bukti qabdh (serah terima) yang sah. Kedua, berdasarkan tinjauan Maqāṣid al-Sharī‘ah Imam al-Shāṭibī, hukum penggunaan mahar cryptocurrency bergantung pada klasifikasi asetnya. Mahar pada hakikatnya adalah ḍarūriyyāt (primer) demi sahnya ikatan nikah, sedangkan bentuk asetnya adalah ḥājiyyāt (sekunder) untuk kemudahan. Penggunaan aset kripto yang stabil stablecoin seperti USDT atau bluechip seperti Bitcoin) hukumnya boleh mubah karena memenuhi unsur ḥifẓ al-māl (menjaga harta) dan memberi kemudahan (raf’u al-ḥaraj) sesuai tuntutan zaman (taḥsīniyyāt). Sebaliknya, penggunaan aset kripto yang spekulatif memecoin hukumnya dilarang, karena volatilitas ekstrem mengandung unsur spekulasi yang mencederai prinsip kepastian nilai harta, sehingga berpotensi menimbulkan mafsadah (kerusakan) dan merugikan pihak istri.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180126 Tort Law (Hukum Perdata)
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Ahwal Al-Syakhsiyah - Hukum Keluarga Islam
Depositing User: MOHAMMAD ARI PRADANA CHUMAINI
Date Deposited: 20 Jan 2026 02:45
Last Modified: 20 Jan 2026 02:45
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/20530

Actions (login required)

View Item View Item