TINJAUAN SOSIOLOGI HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI TANAH NEGARA UNTUK PERTANIAN (Studi Kasus di Desa Kedunglerep Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan)

Amelia Yogi Nur, Diana (2026) TINJAUAN SOSIOLOGI HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI TANAH NEGARA UNTUK PERTANIAN (Studi Kasus di Desa Kedunglerep Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan). Undergraduate (S1) thesis, UIN SYEKH WASIL KEDIRI.

[img] Text
pra bab.pdf

Download (1MB)
[img] Text
21302091_bab 1.pdf

Download (412kB)
[img] Text
21302091_bab 2.pdf

Download (546kB)
[img] Text
21302091_bab 3.pdf

Download (305kB)
[img] Text
21302091_bab 4.pdf

Download (497kB)
[img] Text
21302091_bab 5.pdf

Download (432kB)
[img] Text
21302081_bab 6.pdf

Download (295kB)
[img] Text
21302091 daftar pustaka .pdf

Download (248kB)
[img] Text
21302091_Lampiran.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Surat pernyataan pdf.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (112kB)

Abstract

AMELIA YOGI NUR DIANA. Dosen Pembimbing Dr. Hj. Siti Nurhayati, S.H.I, M.Hum dan Alwi Musa Muzaiyim, M.Sy., Tinjauan Sosiologi Hukum Islam Terhadap Jual Beli Tanah Negara Untuk Pertanian (Studi Kasus Di Desa Kedunglerep Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan). Skripsi, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri, 2025. Kata Kunci: Jual Beli, Sosiologi Hukum Islam, Tanah Negara Jual beli tanah adalah hal yang diperbolehkan dalam hukum Islam selama memenuhi rukun dan syarat jual beli. Di Desa Kedunglerep Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan, terdapat praktik jual beli tanah yang menyalahi aturan hukum, hal tersebut terjadi karena tanah yang diperjualbelikan adalah tanah yang berstatus dikuasai oleh negara. Tanah tersebut dimanfaatkan untuk pertanian guna dijual hasil panennya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik di Desa Kedunglerep Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan, yang kemudian di analisis menggunakan perspektif sosiologi hukum Islam. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris, penelitian ini merupakan penelitian yuridis-empiris. Penelitian ini menggunakan data dari observasi, wawancara dan dokumentasi yang kemudian akan disusun dengan sistematis untuk dapat menggambarkan secara menyeluruh fenomena yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli tanah negara di Desa Kedunglerep, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan mencerminkan ketidakseimbangan antara hukum positif, hukum Islam, dan norma sosial. Meskipun dilarang secara hukum, praktik ini tetap berlangsung karena persepsi kepemilikan turun-temurun, motif ekonomi, dan norma sosial yang permisif. Tingkat kesadaran hukum masyarakat tergolong rendah, terlihat dari sikap warga yang tetap melakukan transaksi meskipun mengetahui bahwa tanah tersebut bukan milik pribadi, karena pemahaman hukum belum sampai pada penghayatan nilai dan konsekuensi. Kondisi ini berdampak pada lemahnya kepatuhan hukum di semua tingkatan: compliance tidak berjalan akibat minimnya pengawasan, identification lebih mengikuti norma sosial lokal, dan internalization hampir tidak terbentuk karena nilai larangan menjual yang bukan miliknya belum terinternalisasi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan edukasi hukum, penegasan peran pemerintah desa, serta keterlibatan aktif tokoh agama untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan hukum masyarakat.�

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180105 Commercial and Contract Law (Hukum Dagang)
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: AMELIA YOGI NUR DIANA
Date Deposited: 19 Jan 2026 07:45
Last Modified: 19 Jan 2026 07:45
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/20507

Actions (login required)

View Item View Item