Safitri, Nadia Salsa (2026) PROBLEMATIKA WALI NIKAH TIDAK SENASAB PERSEPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF (Studi Kasus KUA Semen, Kab. Kediri). Undergraduate (S1) thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYEKH WASIL KEDIRI.
|
Text
21301005_prabab.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
21301005_bab1.pdf Download (166kB) |
|
|
Text
21301005_bab2.pdf Download (254kB) |
|
|
Text
21301005_bab3.pdf Download (152kB) |
|
|
Text
21301005_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (146kB) |
|
|
Text
21301005_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (160kB) |
|
|
Text
21301005_bab6.pdf Download (76kB) |
|
|
Text
21301005_daftarpustaka.pdf Download (137kB) |
|
|
Text
21301005_lampiran.pdf Download (609kB) |
|
|
Text
21301005_lembarpernyataanpersetujuanpublikasi.pdf Restricted to Repository staff only Download (180kB) |
Abstract
Nadia Salsa Safitri. Dosen Pembimbing: Moh. Nafik, MHI. Dan Muhammad Habib Adi Putra, M.H. Problematika Wali Nikah Tidak Senasab Persepektif Hukum Islam Dan Hukum Positif (Studi Kasus KUA Semen, Kabupaten Kediri). Skripsi. Program Studi Hukum Keluarga Islam. Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri. 2025. Kata Kunci: Problematika, Pembatalan Nikah, Wali Nasab, Perkawinan Penelitian ini mengkaji praktik penetapan wali nikah di KUA Semen, Kabupaten Kediri, serta upaya KUA dan Pengadilan Agama dalam menangani kasus pembatalan nikah akibat penggunaan wali yang tidak senasab. Fokus penelitian mencakup bentuk permasalahan dalam penunjukan wali, faktor penyebab terjadinya kesalahan penetapan wali, serta solusi hukum yang ditempuh untuk menjamin keabsahan perkawinan sesuai hukum Islam dan peraturan perundangundangan. Dengan judul “Problematika Wali Nikah Tidak Senasab Persepektif Hukum Islam Dan Hukum Positif (Studi Kasus KUA Semen, Kabupaten Kediri)”, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan undang-undang perkawinan dan hukum. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada KUA Semen serta Pengadilan Agama Kabupaten Kediri. Sumber data terdiri atas data primer dari wawancara pejabat KUA dan pihak terkait, serta data sekunder dari regulasi dan literatur hukum keluarga Islam. Analisis dilakukan secara deskriptif-kualitatif berdasarkan teori wali nasab dan konsep keabsahan perkawinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus problematika wali nikah akibat wali tidak senasab masih terjadi karena kurangnya ketelitian dalam memverifikasi garis keturunan calon pengantin, minimnya pemahaman masyarakat mengenai kedudukan wali nasab, serta lemahnya validasi dokumen oleh KUA. Meski KUA telah melakukan pemeriksaan administratif, masalah seperti pemalsuan data, informasi yang tidak konsisten, dan dokumen yang tidak lengkap tetap menjadi kendala. Kondisi ini menyebabkan terjadinya akad nikah yang tidak memenuhi rukun dan syarat, sehingga penyelesaiannya dilakukan melalui pembatalan nikah di Pengadilan Agama untuk memastikan kepastian dan perlindungan hukum.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180113 Family Law (incl. Islamic Family Law, Munakahat) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Ahwal Al-Syakhsiyah - Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | NADIA SALSA SAFITRI |
| Date Deposited: | 19 Jan 2026 02:44 |
| Last Modified: | 19 Jan 2026 02:44 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/20459 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
