Analisis Praktik Ketidakpatuhan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Perspektif Sosiologi Hukum Islam (Studi Kasus Pada Petani Desa Tarokan, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri)

Zuhri, Maulana Ahzan (2026) Analisis Praktik Ketidakpatuhan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Perspektif Sosiologi Hukum Islam (Studi Kasus Pada Petani Desa Tarokan, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri). Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.

[img] Text
931207919_prabab.pdf

Download (1MB)
[img] Text
931207919_bab1.pdf

Download (351kB)
[img] Text
931207919_bab2.pdf

Download (496kB)
[img] Text
931207919_bab3.pdf

Download (223kB)
[img] Text
931207919_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (284kB)
[img] Text
931207919_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (485kB)
[img] Text
931207919_bab6.pdf

Download (105kB)
[img] Text
931207919_daftarpustaka.pdf

Download (221kB)
[img] Text
931207919_Pernyataan_Upload.pdf

Download (163kB)

Abstract

Penelitian ini membahas fenomena ketidakpatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pada petani di Desa Tarokan, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, dengan menggunakan pendekatan sosiologi hukum Islam. Permasalahan utama penelitian ini adalah rendahnya kepatuhan pajak pada kendaraan yang digunakan khusus untuk aktivitas pertanian (motor sawah), meskipun secara hukum kendaraan tersebut tetap termasuk objek PKB. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk ketidakpatuhan, faktor penyebabnya, serta menganalisisnya dalam perspektif sosiologi hukum Islam. Penelitian ini termasuk sebagai penelitian hukum yang bersifat empiris dengan pendekatan sosiologi hukum Islam. Untuk menjawab rumusan masalah dalm penelitian ini sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data seknder. Sumber-sumber data tersebut diperoleh melalui wawancara dan observasi. Selanjutnya, teknik analisis data menggunakan perspektif sosiologi hukum Islam. Hasil penelitian ini yaitu pertama, bentuk ketidakpatuhan pajak pada petani berupa: Mis konsepsi pada status motor modifikasi (motor sawah) sebagai objek pajak. praktik pembelian motor mati pajak untuk digunakan sebagai motor sawah, praktik mis konsepsi pajak kendaraan bermotor hanya dianggap Syarat administratif, petani lebih patuh pada PBB daripada PKB, praktik ketidakpatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor sudah menjadi budaya kolektif, dan petani lebih memprioritaskan kebutuhan pokok daripada pajak kendaraan bermotor. Kedua analisis praktik ketidakpatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor perspektif sosiologi hukum Islam yaitu, praktik ketidakpatuhan pembayaran PKB pada petani mencerminkan belum terinternalisasinya norma hukum negara dan nilai-nilai syariah dalam kesadaran sosial masyarakat. Pajak kendaraan bermotor belum dipahami sebagai bagian dari kewajiban taat kepada pemerintah dan sebagai instrumen untuk mewujudkan kemaslahatan umum. Ketidakpatuhan yang terjadi bersifat normatif, instrumental, selektif, kultural, dan struktural, yang menunjukkan adanya kesenjangan antara norma hukum formal dengan realitas sosial masyarakat pedesaan.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY (Studi Kemasyarakatan, incl : sosiologi) > 1604 Human Geography > 160403 Social and Cultural Geography
18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180125 Taxation Law (Hukum Perpajakan)
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: MAULANAN AHZAN ZUHRI
Date Deposited: 15 Jan 2026 06:38
Last Modified: 15 Jan 2026 06:38
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/20448

Actions (login required)

View Item View Item