Anjeli, Ike Yogi (2026) Tinjauan Fiqh Muamalah Terhadap Wanprestasi Dalam Praktik Samsarah Jual Beli Kambing Oleh Makelar (Studi Kasus Kandang Kambing Baser Di Dusun Cowekan Desa Tiron Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri). Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.
|
Text
22302040_prabab.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
22302040_bab1.pdf Download (552kB) |
|
|
Text
22302040_bab2.pdf Download (669kB) |
|
|
Text
22302040_bab3.pdf Download (494kB) |
|
|
Text
22302040_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (719kB) |
|
|
Text
22302040_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (636kB) |
|
|
Text
22302040_bab6.pdf Download (445kB) |
|
|
Text
22302040_daftarpustaka.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Pernyataan Publikasi.pdf Download (366kB) |
Abstract
IKE YOGI ANJELI. Dosen pembimbing Dr. Husnul Yaqin, SHI., MHI., dan Muhammad Adi Putra, M.H. Tinjauan Fiqh Muamalah Terhadap Wanprestasi Dalam Praktik Samsarah Jual Beli Kambing Oleh Makelar (Studi Kasus kandang kambing Baser di Dusun Cowekan Desa Tiron Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri). Skripsi. Program Studi Hukum Ekonomi Syariah. Fakultas Syariah. Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri. 2026. Kata Kunci: Samsarah, Wanprestasi, Makelar, Fiqh Muamalah Penelitian ini mengkaji praktik wanprestasi dalam akad samsarah pada jual beli kambing yang dilakukan melalui perantara (makelar) di Kandang Kambing Baser, Dusun Cowekan, Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, ditinjau dari perspektif fiqh muamalah. Latar belakang penelitian ini berangkat dari ditemukannya praktik penahanan dana hasil penjualan kambing oleh makelar yang tidak disertai dengan kejelasan waktu pembayaran dan kesepakatan yang transparan, sehingga menimbulkan kerugian bagi pemilik kambing. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan empiris, yang bertujuan untuk menggambarkan dan memahami wanprestasi secara mendalam berdasarkan fakta-fakta yang terjadi di lapangan. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi langsung terhadap proses jual beli kambing, wawancara mendalam dengan pemilik kambing, makelar, serta pihak-pihak terkait lainnya, dan didukung dengan dokumentasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik penahanan dana hasil penjualan kambing oleh makelar umumnya dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, antara lain lemahnya pemahaman pelaku transaksi terhadap konsep dan ketentuan akad samsarah dalam Islam, tidak adanya perjanjian tertulis yang mengatur hak dan kewajiban masing-masing pihak, serta minimnya penerapan prinsip amanah dan transparansi dalam pelaksanaan transaksi. Akibatnya, hubungan hukum yang terbentuk menjadi tidak seimbang dan rawan menimbulkan konflik. Ditinjau dari perspektif fiqh muamalah, tindakan makelar yang menunda atau menahan hasil penjualan tanpa persetujuan yang jelas dan tegas dari pemilik kambing dapat dikategorikan sebagai bentuk wanprestasi, karena bertentangan dengan prinsip dasar akad, yaitu keadilan (al- ‘adl), kejujuran (ash-shidq), dan tanggung jawab (al-mas’uliyyah). Praktik tersebut juga bertentangan dengan nilai amanah yang merupakan landasan utama dalam setiap transaksi muamalah. Oleh karena itu, penahanan dana tanpa kejelasan dan kesepakatan yang sah tidak sejalan dengan ketentuan syariah, karena berpotensi menzalimi salah satu pihak dan merusak tujuan utama akad, yaitu tercapainya kemaslahatan bersama.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180105 Commercial and Contract Law (Hukum Dagang) 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial Law, Islamic Contract Law) > 18012701 Bai’, Tijarah (Trading) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | IKE YOGI ANJELI |
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 07:02 |
| Last Modified: | 14 Jan 2026 07:02 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/20416 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
