Zahara, Difa Ulia (2026) Praktik Hutang Piutang Emas Di Desa Jatirejo, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri Ditinjau Dari Sosiologi Hukum Islam. Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.
|
Text
22302019_prabab.pdf Download (666kB) |
|
|
Text
22302019_bab1.pdf Download (233kB) |
|
|
Text
22302019_bab2.pdf Download (309kB) |
|
|
Text
22302019_bab3.pdf Download (152kB) |
|
|
Text
22302019_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (57kB) |
|
|
Text
22302019_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (195kB) |
|
|
Text
22302019_bab6.pdf Download (39kB) |
|
|
Text
2230219_daftar_pustaka.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Lembar_Pernyataan_Persetujuan_Publikasi.pdf Download (422kB) |
Abstract
Difa Ulia Zahara. Dosen Pembimbing Amrul Mutaqin, M.EI., dan Ibu Al Mas'udah, S.H.I., M.H., Praktik Hutang Piutang Emas Di Desa Jatirejo Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri Ditinjau Dari Sosiologi Hukum Islam. Skripsi. Program Studi Hukum Ekonomi Syariah. Fakultas syariah. Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri. 2025. Kata Kunci: Hutang Piutang Emas, Prinsip Syariah, Larangan Riba, Sosiologi Hukum, Sosialisasi. Praktik utang piutang emas di Desa Jatirejo, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, masih banyak dilakukan oleh masyarakat meskipun berpotensi menyimpang dari prinsip-prinsip hukum Islam, khususnya terkait larangan riba. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas hukum Islam dalam praktik utang piutang emas di Desa Jatirejo, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri dan mengidentifikasi faktor-faktor sosial dan budaya yang mempengaruhi kepatuhan masyarakat terhadap prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosiologi hukum. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Pendekatan ini digunakan untuk memahami praktik utang piutang emas secara faktual serta faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya penyimpangan dalam penerapan hukum Islam di masyarakat. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi nyata di lapangan dan tantangan yang dihadapi masyarakat dalam menerapkan hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan Di Desa Jatirejo, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, terungkap bahwa praktik hutang piutang emas yang ada di masyarakat tidak bersifat tunggal, melainkan terdiri dari dua jenis praktik yang berbeda. Pertama, praktik hutang piutang emas yang mirip dengan akad jual beli murabahah. Praktik ini terjadi ketika emas yang dipinjam oleh debitur digunakan langsung sebagai perhiasan dan tidak dijual kembali. Kedua, praktik hutang piutang emas yang mengandung unsur riba qardh. Praktik ini terjadi ketika emas yang dipinjam oleh debitur tidak digunakan sebagai perhiasan, melainkan dijual kembali untuk mendapatkan uang guna memenuhi kebutuhan ekonomi, seperti biaya pendidikan, kebutuhan rumah tangga, atau modal usaha. Dari perspektif sosiologi hukum Islam, praktik ini dipengaruhi oleh faktor sosial seperti kuatnya hubungan kekerabatan, rasa saling percaya, kebutuhan ekonomi yang mendesak, serta rendahnya pemahaman masyarakat terhadap hukum Islam. Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya ketidaksesuaian antara norma hukum Islam dan praktik sosial yang berlangsung, sehingga praktik utang piutang emas tersebut mengandung unsur riba dan berpotensi menimbulkan ketidakadilan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180119 Law and Society (Hukum dan Masyarakat) 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial Law, Islamic Contract Law) > 18012707 Qardhu (Hutang-piutang) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | DIFA ULIA ZAHARA |
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 06:56 |
| Last Modified: | 14 Jan 2026 06:56 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/20414 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
