Kayisa, Nur Ichda (2026) Transformasi Akhlak Santri Dari Masa Ke Masa Di Pondok Pesantren Mojosari Nganjuk. Masters (S2) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.
|
Text
23501040_prabab.pdf Download (520kB) |
|
|
Text
23501040_bab1.pdf Download (264kB) |
|
|
Text
23501040_bab2.pdf Download (349kB) |
|
|
Text
23501040_bab3.pdf Download (273kB) |
|
|
Text
23501040_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
23501040_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (347kB) |
|
|
Text
23501040_bab6.pdf Download (181kB) |
|
|
Text
23501040_daftarpustaka.pdf Download (193kB) |
|
|
Text
23501040_pernyataanpersetujuan publikasi.pdf Download (232kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran strategis pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga menanamkan nilai moral dan spiritual. Pondok Pesantren Mojosari Nganjuk, yang berdiri sejak tahun 1720, merupakan salah satu pesantren salaf tertua di Indonesia yang mampu mempertahankan eksistensinya melalui pembinaan akhlak santri yang konsisten dan berkesinambungan. Namun, dinamika sosial dan perkembangan zaman menuntut adanya transformasi dalam sistem pembinaan akhlak tanpa mengubah nilai-nilai dasar pesantren. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) transformasi pembinaan akhlak santri, (2) transformasi akhlak santri, dan (3) peran transformasi pembinaan terhadap transformasi akhlak santri di Pondok Pesantren Mojosari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber dan teknik, serta ketekunan peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) transformasi pembinaan akhlak santri berlangsung melalui empat indikator utama: (a) keteladanan yang semula bersifat spontan menjadi sistem keteladanan kolektif dan terarah; (b) pembiasaan yang sebelumnya alami menjadi pembiasaan terprogram dan terpantau; (c) nasihat (mau‘izhah) dari penyampaian insidental menjadi bagian sistematis dari kegiatan harian; dan (d) ta‘zīr yang semula bersifat hukuman berubah menjadi pembinaan moral yang mendidik. (2) Transformasi akhlak santri tampak pada perubahan perilaku dari kepatuhan formal menuju kesadaran spiritual, pengendalian diri, tanggung jawab moral yang tinggi, dan kesadaran ekologis yang ditunjukkan melalui peningkatan akhlak terhadap Allah, diri sendiri, sesama manusia, dan lingkungan. (3) Adapun peran transformasi pembinaan menunjukkan keterkaitan kuat antara sistem pembinaan yang terencana dengan pembentukan karakter santri yang istiqamah, tawadhu‘, dan disiplin. Dengan demikian, Pondok Pesantren Mojosari terbukti mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas keislamannya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Masters (S2)) |
|---|---|
| Subjects: | 13 EDUCATION (Pendidikan) > 1301 Education Systems > 130101 Continuing and Community Education (Pendidikan Berkelanjutan dan Komunitas) |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | NUR ICHDA KAYISA |
| Date Deposited: | 13 Jan 2026 02:00 |
| Last Modified: | 13 Jan 2026 02:00 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/20373 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
