Tinjauan Sosiologi Hukum Islam Terhadap Praktik Inseminasi Buatan (Studi Kasus Di Pos Pelayanan Kawin Suntik Sapi Dan Kambing Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri)

Rahayu, Mei Putri (2025) Tinjauan Sosiologi Hukum Islam Terhadap Praktik Inseminasi Buatan (Studi Kasus Di Pos Pelayanan Kawin Suntik Sapi Dan Kambing Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri). Undergraduate (S1) thesis, UIN Syah Wasil Kediri.

[img] Text
21302032_PRABAB.pdf

Download (1MB)
[img] Text
21302032_BAB1.pdf

Download (233kB)
[img] Text
21302032_BAB2.pdf

Download (407kB)
[img] Text
21302032_BAB3.pdf

Download (141kB)
[img] Text
21302032_BAB4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (231kB)
[img] Text
21302032_BAB5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (228kB)
[img] Text
21302032_BAB6.pdf

Download (76kB)
[img] Text
21302032_DAFPUS.pdf

Download (91kB)
[img] Text
Lembar_Pernyataan_Persetujuan_Publik.pdf

Download (93kB)

Abstract

Praktik inseminasi buatan (IB) pada ternak sapi dan kambing yang dikembangkan melalui Pos Pelayanan Kawin Suntik di Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, menimbulkan berbagai pertanyaan dari perspektif hukum Islam, khususnya terkait transaksi jual beli sperma sebagai bagian dari layanan reproduksi. Isu hukum utama yang muncul adalah status kehalalan sperma hewan sebagai objek transaksi, mengingat dalam fikih klasik, sperma termasuk benda najis dan transaksi terhadapnya seperti dalam kasus ‘asb al-fahl telah dilarang oleh Nabi Muhammad SAW. Di samping itu, praktik IB juga mengandung unsur gharar (ketidakpastian) karena keberhasilan pembuahan tidak dapat dijamin sepenuhnya, sehingga menimbulkan keraguan mengenai sah tidaknya akad yang digunakan dalam layanan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-empiris dengan metode studi kasus kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di Pos Pelayanan Kawin Suntik Dusun Sumberjoyo, Desa Mangunrejo, Kecamatan Ngadiluwih, wawancara mendalam dengan para peternak, petugas inseminasi, ulama lokal, dan perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kediri, serta dokumentasi terkait prosedur dan transaksi IB. Analisis data dilakukan secara deskriptif-komparatif dengan mengacu pada sumber fikih muamalah, fatwa ulama kontemporer, serta prinsip-prinsip sosiologi hukum Islam untuk memahami dinamika penerapan norma agama dalam realitas sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Praktik inseminasi buatan adalah proses memasukkan sperma hewan jantan yang telah dikumpulkan, diolah, dan dibekukan ke dalam saluran reproduksi hewan betina (sapi atau kambing) tanpa melalui perkawinan alami, dengan tujuan membuahi sel telur agar terjadi kehamilan. Transaksi yang terjadi bukan jual beli sperma, melainkan akad ijarah (sewa jasa) atas layanan reproduksi teknis penyuntikan sperma. Penyebab pengaruh IB ada beberapa faktor-faktor seperti Faktor Ekonomi, Faktor Pemahaman Agama, Faktor Pengamalan Syariah, Faktor Pendidikan, dan Faktor Budaya Lokal.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: MEI PUTRI RAHAYU
Date Deposited: 05 Jan 2026 06:37
Last Modified: 05 Jan 2026 06:37
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/20187

Actions (login required)

View Item View Item