Purnomo, Ahmad Aji (2025) PEMBIAYAAN RAHN DALAM PENYELESAIAN PEMBIAYAAN BERMASALAH DI KSPPS BMT PETA CABANG PEMBANTU KEDIRI PERSPEKTIF FATWA DSN-MUI NO. 25/DSN-MUI/III/2002 TENTANG RAHN. Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.
|
Text
931407418_prabab.pdf Download (756kB) |
|
|
Text
931407418_bab 1.pdf Download (295kB) |
|
|
Text
931407418_bab 2.pdf Download (296kB) |
|
|
Text
931407418_bab 3.pdf Download (65kB) |
|
|
Text
931407418_bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (325kB) |
|
|
Text
931407418_bab 5.pdf Restricted to Registered users only Download (129kB) |
|
|
Text
931407418_bab 6.pdf Download (44kB) |
|
|
Text
931407418_daftar pustaka.pdf Download (162kB) |
|
|
Text
931407418_Lembar Persetujuan Publikasi.pdf Restricted to Repository staff only Download (138kB) |
Abstract
AHMAD AJI PURNOMO, Dosen Pembimbing Yopi Yudha Utama, SE, MSA dan Ibu Ulfi Dina Hamida, M.Pd. Pembiayaan Rahn Dalam Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah Di KSPPS BMT PETA Cabang Pembantu Kediri Perspektif Fatwa DSN-MUI-No. 25/DSN-MUI/III/2002 Tentang Rahn. Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Kediri 2025. Kata Kunci: Pembiayaan bermasalah, Rahn, Fatwa DSN MUI, KSPPS, BMT PETA Kediri Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pelaksanaan Pembiayaan Rahn Dalam Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah di KSPPS BMT PETA Cabang Pembantu Kediri serta menilai kesesuaiannya dengan Fatwa DSN MUI No. 25/DSN-MUI/III/2002 tentang Rahn. Pembiayaan bermasalah merupakan salah satu tantangan yang sering dihadapi oleh lembaga keuangan syariah, termasuk KSPPS (Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah), yang dapat mengganggu stabilitas operasional. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi yang tepat untuk mengatasinya, salah satunya melalui penerapan akad Rahn sebagai bentuk jaminan atas Pembiayaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif, Dimana data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di KSPPS BMT PETA Cabang Pembantu Kediri. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif analisis (descriptive research) guna menggambarkan pelaksanaan akad Rahn dan relevansinya dalam menagani pembiayaan bermasalah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pelaksanaan Pembiayaan Rahn di KSPPS BMT PETA Cabang Pembantu Kediri sudah mengacu pada prinsip-prinsip syariah sebagaimana diatur dalam Fatwa DSN MUI. Akad Rahn digunakan sebagai salah satu upaya mitigasi risiko pembiayaan dengan mensyaratkan adanya barang jaminan (marhun). Dalam beberapa kasus pembiayaan bermasalah, mekanisme eksekusi terhadap barang jaminan menjadi solusi untuk menyelamatkan dana koperasi. Namun, ditemukan pula beberapa kendala teknis seperti keterlambatan eksekusi jaminan dan penilaian aset yang belum optimal. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan Rahn cukup efektif dalam penyelesaian pembiayaan bermasalah, meskipun perlu adanya perbaikan dari sisi manajerial dan sosialisasi kepada anggota koperasi agar implementasi rahn berjalan labih optimal dan sesuai syariah
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 15 COMMERCE, MANAGEMENT, TOURISM AND SERVICES (inc : Akuntansi, Perbankan, Manajemen, Pemasaran, Pariwisata, dll) > 1502 Banking, Finance and Investment, Financial Institution > 150206 Financial Technology (incl. Fintech Syariah) |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Jurusan Perbankan Syariah |
| Depositing User: | Ahmad Aji Purnomo |
| Date Deposited: | 20 Apr 2026 03:48 |
| Last Modified: | 20 Apr 2026 03:48 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/19851 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
