Peran Komunitas Peternak Lebah Klanceng Dalam Pemberdayaan Sosial Ekonomi Melalui Pendekatan Spiritual di Dusun Drangin Desa Wonojoyo Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri

Prastiyani, Eka Diah (2019) Peran Komunitas Peternak Lebah Klanceng Dalam Pemberdayaan Sosial Ekonomi Melalui Pendekatan Spiritual di Dusun Drangin Desa Wonojoyo Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Kediri.

[img] Text
933704915 PRA BAB.pdf

Download (436kB)
[img] Text
933704915 BAB I.pdf

Download (328kB)
[img] Text
933704915 BAB II.pdf

Download (337kB)
[img] Text
933704915 BAB III.pdf

Download (418kB)
[img] Text
933704915 BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (437kB)
[img] Text
933704915 BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (354kB)
[img] Text
933704915 BAB VI.pdf

Download (11kB)
[img] Text
933704915 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (297kB)
[img] Text
933704915 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Dalam studi penelitian ini membahas peran komunitas peternak lebah klanceng yang berada di dusun Drangin, desa Wonojoyo, kecamatan Gurah, kabupaten Kediri dalam upaya pemberdayaan sosial ekonomi melalui suatu pendekatan spiritual. Pemberdayaa yang ditawarkan berupa budidaya lebah klanceng dengan metode yang lebih praktis dan menghasilkan nilai ekonomi sebagai penunjang kebutuhan dalam rumah tangga serta menjadikan masyarakat mandiri. Metode sederhana yang dilakukan tidak luput dari nilai-nilai bermakna agama sebagai bentuk kespiritualan seperti menjual madu tanpa mencampurkan barang yang haram, bersodaqoh dengan cara membeli bibit klanceng sesuai dengan latar belakang ekonomi dan mempergunakan angka berhitunggan jumlah rakat shalat, asmaul husna dan bacaan tasbih sebagai desain rumah lebah yang dipercayai dapat meningkatkan produksi madu lebah klanceng. Fokus penelitian ini yaitu: Pola dan teknik pemberdayaan sosila ekonomi melalui pendekatan spiritual. Analisis penelitian ini menggunakan teori tindakan sosial Max Weber, individu akan bertindak melalui pertimbangan-pertimbangan dalam dirinya. Tidakan-tindakan Max Weber dibagi menjadi empat yakni: tindakan rasional intrumental, tindakan rasional nilai, tindakan tradisional, tindakan afektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Dengan pendekatan tersebut hasil yang dicapai bisa berangkat dari latar alami di lokasi penelitian. Data didapatkan dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Sementara untuk menganalisa data digunakan teknik reduksi data, kemudian penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Pemberdayaan berupa penjualan madu alami dan olahan obat berbahan tradisional melalui kerja sama dengan orang diluar komunitas (2) Teknik yang dilakukan yakni berupa perkumpulan-perkumupulan rutin, ajakan untuk ikut berpartisipasi masyarakat diberi rumah lebah klanceng beserta isinya untuk dipelihara ketika sudah mau masuk dalam komunitas akan dibekali ilmu-ilmu berternak. (3) komunitas mengupayakan agar produk madu lebah klanceng dapat dikenal lebih luas.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY (Studi Kemasyarakatan, incl : sosiologi) > 1608 Sociology > 160810 Urban Sociology and Community Studies
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Jurusan Sosiologi Agama
Depositing User: Muh Hamim
Date Deposited: 26 Nov 2020 03:36
Last Modified: 26 Nov 2020 03:36
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/1823

Actions (login required)

View Item View Item