Toleransi antar agama dalam tradisi nyadran Dam Bagong Di Kelurahan Ngantru Kecamatan Trenggalek Kabupaten Trenggalek

Rahmadani, Sofi Ringga (2023) Toleransi antar agama dalam tradisi nyadran Dam Bagong Di Kelurahan Ngantru Kecamatan Trenggalek Kabupaten Trenggalek. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Kediri.

[img] Text
933102418_prabab.pdf

Download (399kB)
[img] Text
933102418_bab1.pdf

Download (214kB)
[img] Text
933102418_bab2.pdf

Download (147kB)
[img] Text
933102418_bab3.pdf

Download (58kB)
[img] Text
933102418_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (178kB)
[img] Text
933102418_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (113kB)
[img] Text
933102418_bab6.pdf

Download (82kB)
[img] Text
933102418_daftarpustaka.pdf

Download (158kB)
[img] Text
Lembar Pernyataan Persetujuan Publikasi.pdf

Download (271kB)

Abstract

Indonesia merupakan sebuah negara yang memiliki keanekaragaman suku, agama dan budaya. Toleransi sangat diperlukan oleh masyarakat dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat agar dapat meminimalisir terjadinya konflik. Seperti halnya dalam mejalankan sebuah tradisi dalam lingkungan masyarakat perlu adanya toleransi agar sebuah tradisi bisa berjalan dengan baik. Seperti dalam tradisi nyadaran Dam Bagong yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan toleransi antar agama dalam pelaksanaannya. Jenis penelitian yang dilakukan dalam hal ini adalah kualitatif yang proses penelitian dan lokasi penelitiannya sudah ditentukan. Metode yang peneliti gunakan dalam menggali data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang sudah terkumpul dari lapangan inilah kemudian di analisis dan selanjutnya dilakukan pengecekan keabsahan data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan nyadran Dam Bagong sebagai sebuah tradisi turun temurun dilakukan secara rutin setiap bulan Selo tepatnya pada hari Jum’at Kliwon dan menjadikan pelarungan kepala kerbau sebagai inti dari acara. Tradisi tersebut bertujuan sebagai ungkapan rasa syukur terhadap Yang Maha Kuasa dan ucapan terimakasih kepada Adipati Menak Sopal sebagai pahlawan pertanian di Trenggalek. Tradisi nyadran Dam Bagong selalu mengutamakan kebersamaan serta rasa toleransi yang tinggi antar masyarakat. Masyarakat di Kelurahan Ngantru saling gotong royong untuk menyukseskan baik dalam tahap persiapan maupun tahap pelaksanaan tradisi nyadran tanpa memandang suku dan agama. Pada tahap persiapan, masyarakat akan bersama-sama berdiskusi untuk kelancaran kegiatan dan juga memberikan sumbangan baik dana maupun tenaga. Pada tahap pelaksanaan mesyarakat akan bergotong royong dalam kegiatan tersebut. Toleransi berjalan dengan kesadaran penuh antar umat bergama yang ada di sana. Adanya tenggang rasa yang tinggi dan rasa yang sama sebagai penduduk dalam suatu wilayah, sikap saling menghargai, saling terbuka dan saling percaya menjadikan toleransi dalam nyadran Dam Bagong berjalan dengan baik

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES (Filosofi dan Studi Agama) > 2204 Religion and Religious Studies (Agama dan Studi Agama) > 220407 Studies in Religious Traditions (excl. Eastern, Jewish, Christian and Islamic Traditions)
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Jurusan Studi Agama-agama
Depositing User: Sofi Ringga Rahmadani
Date Deposited: 26 Feb 2024 01:49
Last Modified: 26 Feb 2024 01:49
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/11414

Actions (login required)

View Item View Item