Produksi Gula Merah Ditinjau Dari Produksi Islam (Studi Kasus di Desa Sidorejo Kecamatan Ponggok Kabupaten Kediri)

Kasanah, Miftakul (2019) Produksi Gula Merah Ditinjau Dari Produksi Islam (Studi Kasus di Desa Sidorejo Kecamatan Ponggok Kabupaten Kediri). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Kediri.

[img] Text
931300614-prabab.pdf

Download (1MB)
[img] Text
931300614-BAB I.pdf.pdf

Download (320kB)
[img] Text
931300614-BAB II.pdf.pdf

Download (507kB)
[img] Text
931300614-BAB III.pdf.pdf

Download (109kB)
[img] Text
931300614-BAB IV.pdf.pdf
Restricted to Registered users only

Download (258kB)
[img] Text
931300614-BAB V.pdf.pdf
Restricted to Registered users only

Download (378kB)
[img] Text
931300614-BAB VI.pdf.pdf

Download (249kB)
[img] Text
931300614-lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Memproduksi suatu barang harus mempunyai hubungan dengan kebutuhan manusia. Berarti barang itu harus diproduksi untuk memenuhi kebutuhan manusia, bukan untuk memproduksi barang mewah secara berlebihan yang tidak sesuai dengan kebutuhan manusia. Pada prinsip Islam dalam produksi tidak hanya memenuhi permintaan yang melakukan produksi dengan menekan ongkos serendah-rendahnya untuk membantu peningkatan keuntungan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Produksi Gula Merah di Desa Sidorejo Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar secara umum dan kesesuaianya menurut Produksi Islam. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Jenis penelitian ini studi kasus yang dilakukan pada produsen gula merah. Untuk mendapatkan data yang valid dengan beberapa metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini ada dua yaitu data primer dan data sekunder. Setelah data terkumpul kemudian penulis menganalisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Analisis data yang digunakan peneliti yaitu meliputi reduksi data, paparan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian, (1) Pada produksi gula merah di Desa sidorejo masih belum berjalan dengan baik, para produsen belum mengetahui tentang takaran yang dianjurkan dalam penambahan zat pengawet natrium metabisulfit. Berdasarkan parameter sifat kimia, fisik, uji organoleptik dan persyaratan SNI gula merah, penambahan Natrium Metabisulfit anjuranya 0,3 g/liter. Sedangkan para produsen disini menambahkan zat pengawet melebihi batas anjuranya. (2) Para produsen memakai bahan baku tambahan yang tidak seharusnya di pakai secara berlebihan berkenaan dengan prinsip motivasi berdasaran keimanan karena bertentangan dengan prinsip Islam kejujuran dalam menjual menutupi kecacatan dari produk gula merah tersebut.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 14 ECONOMICS (Ekonomi) > 1402 Applied Economics > 140201 Agricultural Economics
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Jurusan Ekonomi Syariah
Depositing User: Muh Hamim
Date Deposited: 19 Mar 2020 00:45
Last Modified: 19 Mar 2020 00:45
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/1110

Actions (login required)

View Item View Item