Praktik Sewa Jasa Tukang Pijat Lawan Jenis Perspektif Sosiosogi Hukum Islam (Studi Kasus Di Dusun Kroncong Desa Purworejo Kecamatan Kandat)

Utami, Sri (2023) Praktik Sewa Jasa Tukang Pijat Lawan Jenis Perspektif Sosiosogi Hukum Islam (Studi Kasus Di Dusun Kroncong Desa Purworejo Kecamatan Kandat). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Kediri.

[img] Text
931208917_prabab.pdf

Download (2MB)
[img] Text
931208917_bab1.pdf

Download (876kB)
[img] Text
931208917_bab2.pdf

Download (821kB)
[img] Text
931208917_bab3.pdf

Download (293kB)
[img] Text
931208917_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
931208917_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (437kB)
[img] Text
931208917_bab6.pdf

Download (187kB)
[img] Text
931208917_daftarpustaka.pdf

Download (404kB)
[img] Text
931208917_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK SRI UTAMI, Dosen Pembimbing I Bapak H. Qomarus Zaman, Lc, M.Pd.I dan Dosen Pembimbing II Bapak Dr. H. Abdulloh Munir, Lc, M.H.I: PRAKTIK SEWA JASA TUKANG PIJAT LAWAN JENIS PERSPEKTIF SOSIOLOGI HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Dusun Kroncong, Desa Purworejo, Kecamatan Kandat), IAIN Kediri, 2023. Kata Kunci: Sosiologi Hukum Islam, Sewa Jasa, Tukang Pijat. Praktik sewa jasa tukang pijat lawan jenis di Dusun Kroncong Desa Puworejo dikenal dengan istilah ijarah. Praktik sewa jasa tukang pijat lawan jenis di Dusun Kroncong Desa Puworejo dianggap tukang pijat dan masyarakat sangat efektif untuk meningkatkan pendapatan ekonomi. Tukang pijat di Dusun Kroncong Desa Puworejo bermata pencaharian sebagai petani dan buruh tani. Pekerjaan sebagai petani dan buruh tani belum cukup untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Oleh karena itu tukang pijat di Dusun Kroncong Desa Puworejo memanfaatkan keahliannya dengan membuka praktik tukang pijat lawan jenis dengan cara sewa jasa (ijarah). Dalam realitanya sewa jasa tukang pijat lawan jenis di Dusun Kroncong Desa Puworejo tidak ada kejelasaan mengenai jumlah pendapatan (upah), jumlah presentase keuntungan di awal perjanjian saat melakukan pijat, perjanjian sewa jasa (ijarah) dilakukan secara lisan dan tidak ada batas waktu melakukan pemijatan. Untuk mengungkap fenomena ini, penulis melakukan penelitian dengan rumusan masalah 1. Bagaimana praktik sewa jasa tukang pijat lawan jenis di Dusun Kroncong Desa Purworejo Kecamatan Kandat ? 2. Bagaimana perspektif sosiologi hukum islam terhadap praktik sewa jasa tukang pijat lawan jenis di Dusun Kroncong Desa Purworejo Kecamatan Kandat ? Penelitian ini merupakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Metode pengumpulan data yang digunakan ialah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis yang dilakukan secara kualitatif dengan mereduksi data dengan apa yang sudah diperoleh dilapangan dengan metode berfikir induktif, mendisplay atau menyajikan data kemudian menarik kesimpulan lalu dilanjutkan dengan pengecekan keabsahan data penelitian dan triangulasi. Hasil penelitian ini adalah pertama, praktik sewa jasa tukang pijat lawan jenis di Dusun Kroncong Desa Puworejo Kecamatan Kandat terdiri dari tukang pijat dan pelanggan (pasien). Terdapat cara praktik sewa jasa tukang pijat lawan jenis antara tukang pijat dan pelanggan (pasien). Cara yang digunakan tukang pijat lawan jenis untuk memijat pelanggannya (pasien) terdiri dari 4 (empat) macam yaitu pijat massage, pijat refleksi, pijat jaringan dalam (deep tissue massage), dan pijat tekanan jari (shiatsu). Untuk pemberian tarif harga dan waktu tukang pijat ada yang tidak disebutkan jumlah dan waktunya pada pelanggan (pasien), maka hal ini sudah menjadi kebiasaan masyarakat sekitar di Dusun Kroncong Desa Puworejo. Terkait tentang perjanjian dalam sewa jasa tukang pijat lawan jenis tidak adanya perjanjian tertulis semua dilakukan langsung secara lisan. Sementara itu, dengan tidak adanya batasan waktu dalam praktik sewa jasa tukang pijat lawan jenis di Dusun Kroncong Desa Puworejo dan adanya patokan khusus mengenai persentase sewa jasa tukang pijat lawan jenis. Kedua, perspektif sosiologi hukum islam terhadapat sewa jasa tukang pijat lawan jenis di Dusun Kroncong Desa Puworejo Kecamatan Kandat ini dapat dilihat beberapa aspek. Terdiri dari faktor-faktor yang melatar belakangi tukang pijat melakukan sewa jasa xi tukang pijat lawan jenis ialah faktor pendidikan dengan rendahnya pengetahuan agama dalam masyarakat serta tukang pijat yang kurang pemahaman dalam aturan Islam, faktor ekonomi yang menjadi tambahan untuk memenuhi kebutuhan, faktor sosial budaya yang sudah menjadikan tradisi di masyarakat. Dengan adanya faktor tersebut dalam perjanjian dilakukan secara lisan, jika adanya perjanjian tertulis maka dianggap tidak wajar. Cara praktik sewa jasa tukang pijat lawan jenis adalah suatu bentuk adat kebiasaaan atas saling membantu dan percaya. Dalam teori anomie bahwa masyarakat terdapat nilai-nilai dan norma yang dapat diterima sebagian besar masyarakat sehingga dapat menyebabkan keseimbangan dalam sistem sosial yang terjadi di Dusun Kroncong Desa Puworejo. Dalam hal ini tidak menyebabkan permasalahan sosial dalam masyarakat, oleh karena itu dengan adanya kemaslahatan yang tumbuh dalam praktik sewa jasa tukang pijat lawan jenis tersebut bagi tukang pijat dan pelanggan (pasien) sehingga masyarakat dapat menerima kehadirannnya.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180119 Law and Society (Hukum dan Masyarakat)
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Sri Utami
Date Deposited: 01 Nov 2023 06:24
Last Modified: 01 Nov 2023 06:24
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/10647

Actions (login required)

View Item View Item