Implementasi Hukuman (Ta’zir) Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Santri Putri Pondok Pesantren “Tahfidhil Qur’an Sirojul Ulum” Semanding Tertek Pare

Afifah, Binti Nur (2015) Implementasi Hukuman (Ta’zir) Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Santri Putri Pondok Pesantren “Tahfidhil Qur’an Sirojul Ulum” Semanding Tertek Pare. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Kediri.

[img] Text
932100911-prabab.pdf

Download (537kB)
[img] Text
932100911-bab1.pdf

Download (392kB)
[img] Text
932100911-bab2.pdf

Download (843kB)
[img] Text
932100911-bab3.pdf

Download (592kB)
[img] Text
932100911-bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (469kB)
[img] Text
932100911-bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (481kB)
[img] Text
932100911-bab6.pdf

Download (257kB)
[img] Text
932100911-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (294kB)

Abstract

Pada hakikatnya antara hukuman dan ta’zir adalah sama dalam pengertian dan pelaksanaannya. Hanya saja terkadang ada perbedaan dalam menggunakan istilah tersebut dalam lapangan. Biasanya penggunaan istilah hukuman digunakan untuk lembaga-lembaga yang bersifat umum dan biasanya disebut sanksi atas pelanggaran tata tertib yang berlaku Sedangkan ta’zir lebih cenderung digunakan dalam lembaga-lembaga pendidikan Islam seperti pondok pesantren. Dalam pondok pesantren “Tahfidhil Qur’an Sirojul Ulum” Semanding Tertek Pare salah satu cara supaya santri disiplin adalah dengan diberikan hukuman (ta’zir). Hukuman yang dimaksud dalam pembahasan disini ialah hukuman yang bersifat edukatif atau mendidik. Akan tetapi meskipun di pondok ini sudah diterapkan hukuman (ta’zir) masih ada saja santri yang melanggar peraturan yang sudah ditentukan oleh pihak pondok pesantren, dan untuk mengawasi para santri maka dibentuklah jajaran pengurus.penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui 1) Penerapan hukuman (ta’zir) santri putri; 2) Bentuk-bentuk hukuman (ta’zir) santri putri; 3) Prinsip-prinsip hukuman (ta’zir) santri putri di Pondok Pesantren “Tahfidhil Qur’an Sirojul Ulum” Semanding Tertek Pare. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, karena penelitian ini akan mendeskripsikan tentang penerapan hukuman (ta’zir) santri putri, bentuk-bentuk hukuman (ta’zir) santri putri serta prinsip-prinsip hukuman (ta’zir) santri putri. Dan dalam pengumpulan datanya menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan membuat gambaran secara sistematis melalui reduksi data, paparan data, dan penarikan kesimpulan. Adapun penelitian deskriptif ini menghasilkan temuan bahwa 1) penerapan ta’zir santri putri diberlakukan untuk membuat santri jera atau takut dalam melakukan pelanggaran dan hukuman yang diberlakukan masih dalam batas kewajaran, bersifat edukatif. 2) Bentuk-bentuk ta’ziran yang diberikan kepada santri putri tidak berupa hukuman fisik, melainkan hukuman yang diberikan berupa hukuman yang bersifat mendidik. 3) Prinsip-prinsip yang diterapkan dalam pondok pesantren ini ada dua, yaitu: ta’ziran diberlakukan karena adanya santri yang melanggar peraturan yang telah ditentukan oleh pihak pondok pesantren, kemudian ta’ziran diberlakukan dengan tujuan agar tidak terjadi sebuah pelanggaran, dengan adanya hukuman tersebut diharapkan dapat meminimalisir terjadinya pelanggaran.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Subjects: 13 EDUCATION > 1303 Specialist Studies In Education > 130303 Education Assessment and Evaluation
Divisions: Fakultas Tarbiyah > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Operator Repository
Date Deposited: 19 Nov 2019 02:25
Last Modified: 19 Nov 2019 02:25
URI: http://etheses.iainkediri.ac.id/id/eprint/891

Actions (login required)

View Item View Item