Studi Terhadap Kepatuhan Masyarakat Desa Ngletih Terhadap Ketetapan Usia Nikah Berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 1974

Arifin, Mohammad (2015) Studi Terhadap Kepatuhan Masyarakat Desa Ngletih Terhadap Ketetapan Usia Nikah Berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 1974. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Kediri.

[img] Text
931100811-prabab.pdf

Download (635kB)
[img] Text
931100811-bab1.pdf

Download (417kB)
[img] Text
931100811-bab2.pdf

Download (401kB)
[img] Text
931100811-bab3.pdf

Download (226kB)
[img] Text
931100811-bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (457kB)
[img] Text
931100811-bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (544kB)
[img] Text
931100811-bab6.pdf

Download (12kB)
[img] Text
931100811-DAFTARPUSTAKA.pdf

Download (309kB)
[img] Text
931100811-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (238kB)

Abstract

Dalam kondisi masyarakat sekarang ini, konsepsi-konsepsi terhadap arti atau pengertian kepatuhan khususnya kepatuhan terhadap peraturan seharusnya mulai dikembangkan pada masa sekarang ini terlebih pada tingkat pendidikan yang paling dasar. Sebab konsep kepatuhan bila diterapkan secara dini maka hal itu akan terus diterapkan dimasa yang akan mendatang. Masalah kepatuhan terhadap hukum bukan merupakan persoalan baru dalam hukum dan ilmu hukum, namun bagaimana ia dipelajari berubah-ubah sesuai dengan kualitas penelitian yang dilakukan terhadap masalah tersebut. Dalam hal ini dilatar belakangi oleh penghargaan dari Menkumham terhadap Desa/Kelurahan yang telah dibentuk dengan peresmian Desa/Kelurahan sadar hukum sekaliguus pemberian penghargaan Anubhawa Sasana. Salah satu kriteria yang dapat penghargaan ini adalah rendahnya perkawinan dibawah umur yang berdasarkan ketentuan dalam UU No 1 Tahun 1974 tentang perkawinan. Dalam hal ini Desa Ngletih yang mendapatkan penghargaan tersebut, untuk itu penulis ingin mengangkat hal tersebut dalam sebuah penelitian dengan judul Kepatuhan masyarakat Desa Ngletih terhadap ketetapan usia nikah berdasarkan UU No 1 Tahun 1974. Untuk mengkaji permasalahan ini penulis menggunakan pendekatan yang bersifat empiris (yuridis sosiologis). Dalam istilah lain yang digunakan adalah penelitian sosiologi hukum dan dapat disebut pula dengan penelitian lapangan. Berdasarkan rencana penyelidikannya, skripsi ini bisa dimasukkan dalam jenis penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data diperoleh dari dokumentasi dan wawancara. Objek data penelitian adalah staf Kelurahan Desa Ngletih, Kepala Desa Ngletih, Tokoh Agama, masyarakat yang telah melakukan kepatuhan, serta masyarakat Desa Ngletih lainnya yang terkait dengan masalah yang dibahas dalam skripsi ini. Kepatuhan pada hakikatnya adalah kesetiaan seseorang atau subyek hukum terhadap hukum itu yang diwujudkan dalam bentuk perilaku yang nyata. Dalam penelitian ini penulis menemukan pola dalam paparan data yakni masyarakat Desa Ngletih mayoritas bersikap patuh terhadap aturan yang berlaku, kemudian kepatuhan itu terdapat dua unsur yakni kepatuhan murni dan kepatuhan tidak murni. Kepatuhan murni dilandaskan kepada nilai-nilai intrinsik dan moral yang muncul dari setiap individu, sedangkan kepatuhan tidak murni dilandaskan kepada faktor-faktor yang memengaruhi masyarakat Desa Ngletih mematuhi ketetapan usia nikah berdasarkan UU No.1 Tahun 1974. Kemudian peneliti juga mengambil data dari KUA Kecamatan Kandat dari tahun 2011-2015 terkait pernikahan dibawah umur yang telah tercatat dan terdapat hanya dua pernikahan dibawah umur yakni pada bulan agustus dan oktober 2013.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012801 Nikah (Marriage)
Depositing User: Operator Repository
Date Deposited: 08 Nov 2019 01:36
Last Modified: 08 Nov 2019 01:36
URI: http://etheses.iainkediri.ac.id/id/eprint/842

Actions (login required)

View Item View Item