Tinjauan Hukum Islam Terhadap Wali Aḍol di Pengadilan Agama Nganjuk 2012 (Perspektif Mazhab Shafi`i dan Mazhab Hanafi)

Syafi'i, M. (2015) Tinjauan Hukum Islam Terhadap Wali Aḍol di Pengadilan Agama Nganjuk 2012 (Perspektif Mazhab Shafi`i dan Mazhab Hanafi). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Kediri.

[img] Text
901101909-PraBAB.pdf

Download (915kB)
[img] Text
901101909-bab1.pdf

Download (726kB)
[img] Text
901101909-bab2.pdf

Download (689kB)
[img] Text
901101909-bab3.pdf

Download (339kB)
[img] Text
901101909-bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (525kB)
[img] Text
901101909-bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (737kB)
[img] Text
901101909-bab6.pdf

Download (372kB)
[img] Text
901101909-DAFTARPUSTAKA.pdf

Download (398kB)

Abstract

Wanita dewasa yang sudah cukup umur dan siap untuk melakukan pernikahan, akan tetapi kadang merasa bingung jika berhadapan dengan persoalan keengganan (‘adlol) wali nikahnya untuk mewujudkan cita-citanya untuk bisa melansungkan penikahan untuk membina rumah tangga bersama sang bujaan hati belahan jiwa laki-laki yang dicintainya. Ada diantaranya melakukan hal-hal yang semestinya dilarang oleh norma masyarakat dan norma hukum. Seperti hamil diluar nikah, atau bahkan bunuh diri. Dari sinilah bahwa sikap seorang wali yang enggan menikahkan anak gadis yang menjadi kwajibanya mendapatkan sorotan yang tajam dan tegoran yang serius dari Hukum Islam dan Rosul akhir zaman. Dan dipegang kuat oleh para penganutNya, yang dipimpin oleh beberapa imam diantaranya Imam Shafi’i dan Imam Hanafi yang sebagian besar umat dan warga Indonesia menganutnya. Dalam skripsi ini yang menjadi rumusan masalah adalah: 1).Bagaimana proses Wali Aḍol di Pengadilan Agama Nganjuk Januari-September 2012. 2).Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap Wali aḍol perspektif Mazhab Hanafi dan Mazhab Shafi’i Adapun tujuan yang hendak penulis capai dalam penulisan ini adalah: 1). Untuk mengetahui bagaimana proses terjadinya wali aḍol di Pengadilan Agama Nganjuk Januari-September 2012. 2). Untuk mengetahui bagaimana pandangan hukum Islam terhadap pelaksanan Wali aḍol di Pengadilan Agama Nganjuk perspektif Mazhab Hanafi dan Mazhab Shafi’i Metode penelitian yang digunakan pada skripsi ini adalah: jenis penelitian study kasus dan sifat penelitian ini adalah kualitatif yang menggunakan pendekatan diskriptif analitik. Dalam pengumpulan data menggunakan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan persoalan masalah hukum wali ‘adlol dan praktek penetapannya. Sebagai data pembantu penyusun mengadakan wawancara dengan beberapa ahli (hakim Agama). Analisa datanya menggunakan analisis induktif, deduktif dan komparasi. Hasil penelitian ini adalah: 1) Para ulama berbeda pendapat dalam hal penetapanya. a) Syafi’iyah atau Imam Shafi’i berpendapat, bahwa bila sang wali itu ‘adlol, maka hak kewalianNya diambil alih langsung oleh Hakim. b) Hanafiyah atau Imam Hanafi berpendapat bahwa penetapannya tidak boleh di ambil alih langsug oleh Hakim tetapi harus diberikan kewalian tersebut kepada wali yang berikutnya secara berurutan sampai habis dzawil arhamnya.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180128 Islamic Family Law > 18012803 Waliy and (Witnesses)
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Ahwal Al-Syakhsiyah - Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Muh Hamim
Date Deposited: 07 Nov 2019 02:24
Last Modified: 07 Nov 2019 02:24
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/840

Actions (login required)

View Item View Item